SURABAYA- Konsumsi ikan memiliki pengaruh yang baik untuk meningkatkan kecerdasan, terutama bagi anak-anak sebagai penerus bangsa. Untuk itu, berbagai upaya strategis terus digalakkan oleh pemerintah pusat ataupun daerah untuk meningkatkan gemar makan ikan.

Seperti pada Kamis (11/7). Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Jawa Timur menggelar pertemuan yang mendatangkan perwakilan Forikan dari seluruh kota dan kabupaten se-Jatim. Ketua TP PKK Kota Madiun Yuni Setyawati Maidi yang juga Ketua Forikan Kota Madiun turut hadir, didampingi Wakil Ketua TP PKK Pipiet Rusdiyanto.

Berbagai macam agenda mengemuka selama acara. Diantaranya materi tentang pentingnya meningkatkan konsumsi ikan bagi anak-anak yang disampaikan oleh Ketua Forikan Indonesia Djoko Maryono, lomba masak ikan, hingga demo masak ikan dari koki kenamaan Indonesia yakni Sisca Soewitomo.

“Indonesia ini garis pantainya memanjang. Akses terhadap pantai luas. Modal kita protein dari ikan banyak. Agak lucu ketika import daging tinggi tapi konsumsi ikan per orang per tahun kurang,” ujar Ketua TP PKK Jatim Arumi Elistyanto Dardak.

Maka dari itu, lanjutnya, untuk merangsang pertumbuhan konsumsi ikan, perempuan yang juga Ketua Forikan Jatim tersebut mengadakan gerakan makan ikan yang dikemas dengan pertemuan dan lomba masak ikan, dengan peserta perwakilan dari ibu-ibu PKK se Jawa Timur.

“Antusiasme luar biasa. Lomba ini tentunya ajang yang bergengsi bagi kota atau kabupaten. Ibu-ibu tiap hari kan masak, biar tidak bosan kita datangkan chef melegenda untuk demo masak langsung di hadapan ibu-ibu,” jelasnya.

Menindak lanjuti arahan tersebut, Ketua TP PKK Kota Madiun Yuni Setyawati Maidi akan membawa gerakan gemar makan ikan ini ke Kota Madiun. Caranya dengan melibatkan anak-anak TK dan SD untuk secara langsung mengolah ikan.

“Sesuai dengan arahan, gemar makan ikan harus ditindindak lanjuti di daerah masing-masing. InsyaAllah di Kota Madiun akan kita wujudkan dengan siswa dari TK atau SD dibawa ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta) untuk mengolah ikan bersama,” tuturnya.

Intinya, kata dia, melalui kegiatan tersebut diharapkan nantinya para siswa-siswi tersebut dapat membiasakan diri untuk makan ikan. Karena makan ikan memiliki nilai gizi tinggi.

“Kami ingin memasyarakatkan gemar makan ikan. Harga ikan bisa dijangkau bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Kota Madiun sendiri, dalam lomba masak ikan belum beruntung untuk pulang membawa juara. Namun, Ketua TP PKK Yuni Setyawati Maidi mengatakan agar tak patah semangat jika belum menang.

“Untuk lomba masak ikan belum beruntung, tapi tidak masalah yang penting kita sudah berpartisipasi untuk memasyarakatkan gemar makan ikan. Semoga tahun depan kemenangan bisa kita dapatkan,” tandasnya.
(ayu/kus/diskominfo)