MADIUN – Bus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya tiba di Kota Madiun, Jumat (28/6). Bertempat di halaman Suncity Hotel, event dalam rangka Road Show Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi 2019 itu disambut langsung oleh Walikota Madiun Maidi.

“Terima kasih atas kehadiran tim KPK pada road show ini. Kota Madiun siap dibina, diarahkan dan diberi masukan untuk membangun kota antikorupsi,” tutur Walikota dalam sambutannya.

Road Show KPK akan berlangsung selama tiga hari di Kota Madiun. Pada 28-29 Juni 2019 kegiatan akan terfokus di halaman Suncity Hotel. Kemudian pada Minggu (30/6) akan terlaksana di Car Free Day (CFD) Jalan Pahlawan untuk sosialisasi sekaligus pemberangkatan bus KPK ke rute selanjutnya.

Tak hanya pejabat di lingkungan pemkot, forkopimda, dan instansi vertikal, event KPK ini juga melibatkan pelajar. Mulai dari TK hingga SMA/SMK sederajat. Juga, diisi dengan berbagai kegiatan menarik. Antara lain, boardgame, kuis interaktif, dan menonton film pendek.

Walikota berharap, kegiatan ini dapat diikuti semua elemen masyarakat Kota Madiun. Serta, meningkatkan pemahaman khususnya terkait tindak korupsi. “Dengan begitu masyarakat akan memahami tugas dan fungsi KPK. Serta, membantu upaya-upaya melawan korupsi,” ujarnya.

Sementara itu, Penasehat KPK Budi Santoso mengatakan bahwa road show ini merupakan bentuk sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat. Terutama, upaya pencegahan korupsi. “Juga, mengajak masyrakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan korupsi,” paparnya.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahws tugas KPK tidak hanya penindakan. Tetapi juga, melakukan pencegahan termasuk dengan sosialisasi dan edukasi antikorupsi. Seperti acara yang digelar di 28 kota dan kabupaten di 3 provinsi ini. Yaitu, Jatim, Bali, dan Jateng. “Madiun ini adalah kota kedua,” ungkapnya.

Selama 40 hari, bus KPK akan hadir di berbagai daerah tersebut. Dengan menampilkan berbagai kegiatan menarik, diharapkan sosialisasi dapat berlangsung efektif dan mengena bagi masyarakat.

Selain itu, Budi juga berharap acara ini bisa lebih mendekatkan program KPK pada masyarakat. “Sehingga, masyarakat lebih paham apa saja program yang dilakukan KPK, disamping itu kita juga mengharap partisipasi masyarakat dalam membantu pemberantasan korupsi,” tandasnya. (WS Hendro/irs/diskominfo)