MADIUN – Event lomba paduan suara tim PKK Kota Madiun telah sukses digelar. Salah satu perwakilan Kecamatan Taman keluar sebagai pemenang. Ketua TP PKK Kota Madiun Yuni Setyawati Maidi pun hadir menyerahkan hadiah kepada para peserta.

Setelah melalui babak penyisihan pada Rabu (26/6), terpilih enam tim yang mengikuti final hari ini, Kamis (27/6). Masing-masing kecamatan diwakili oleh dua kelompok paduan suara. Selain juara pertama, Kecamatan Taman juga meraih juara harapan tiga.

Tak hanya menyerahkan hadiah, Ketua PKK Kota Madiun juga memberikan ucapan selamat. Diapun mengapresiasi upaya para peserta untuk menampilkan yang terbaik. Mulai dari teknik vokal, seragam, hingga riasan. Hal ini menandakan bahwa PKK Kota Madiun selalu kompak.

‘’Saya berharap, kekompakan ini terus dijaga. Tidak hanya dalam lomba saja, tapi juga hal-hal lain. Khususnya yang menyangkut dengan kemajuan Kota Madiun,’’ tutur Yuni.

Menurutnya, perempuan, dalam hal ini anggota PKK, juga dapat berperan aktif di dalam pembangunan kota. Misalnya, dengan menyumbangkan ide dan inovasi. Atau, dimulai dengan cara yang sederhana. Salah satunya, membangun keluarga dengan baik.

Yuni menjelaskan, dari lingkungan keluarga yang baik, maka akan tumbuh generasi penerus bangsa yang berkualitas. Sebagai ibu, perempuan memiliki peranan penting untuk mendidik buah hatinya. Karena itu, perempuan juga tidak boleh ketinggalan zaman dengan terus belajar.

Apalagi, saat ini perempuan memiliki hak dan kesempatan yang sama dengan kaum pria. Hal ini tak lepas dari upaya RA Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita. ‘’Karena itu, kita harus melanjutkan perjuangan ibu Kartini dengan menjadi perempuan yang maju dan berwawasan luas,’’ imbuhnya.

Terkait lomba paduan suara, Yuni berharap hal ini bisa menjadi cara PKK untuk semakin berperan dalam kemajuan Kota Madiun. Sebab, dari perlombaan ini akan dipilih 60 orang yang terbagi dalam 3 kelompok. ‘’Mereka akan dibina dan menjadi kelompok paduan suara Kota Madiun,’’ ungkapnya.

Yuni berharap, anggota PKK bisa menjadi contoh dalam masyarakat. Terutama, di kalangan perempuan. ‘’Tetap semangat menjaga kesatuan dan persatuan. Serta, menjadikan Kota Madiun aman, nyaman, dan tentram,’’ tandasnya. (Nurdiono/irs/ayu/diskominfo)