Yogyakarta- Keprotokolan adalah serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan kepada seseorang sesuai dengan jabatan tertentu dalam negara atau pemerintahan.

Maka dari itu, untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki, Pemkot Madiun melalui Bagian Umum melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keprotokolan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun pada 14 hingga 16 Juni 2019. Bertempat di Istana Kepresidenan Republik Indonesia di Yogyakarta atau yang dikenal dengan sebutan Gedung Agung.

Walikota Madiun Maidi, dalam sambutannya di Gedung Agung pada Sabtu (15/6) mengatakan, pelatihan keprotokolan merupakan agenda rutin setiap tahun dari pemerintah Kota Madiun guna memberikan kontribusi pengetahuan yang signifikan. Serta pemahaman mengenai keprotokolan bagi seluruh peserta yang mengikuti bimtek.

“Saya mendukung penuh bimtek ini, apalagi hal ini selaras dengan salah satu dari 33 program unggulan Panca Karya MADA yaitu Kota Madiun Pintar,” ujarnya.

Di dalam program tersebut, imbuhnya, terdapat tujuh program yang salah satunya adalah melaksanakan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah Kota Madiun guna mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

“Melalui bimtek ini saya harap semua peserta, baik OPD dan Lurah bisa belajar dan memahami lebih jauh mengenai keprotokolan. Nantinya apa yang kita dapatkan disini bisa jadi bekal dan bisa diterapkan di kota kita,” ungkapnya.

Bimtek keprotokolan tersebut meliputi pemberian materi keprotokolan dari Istana Kepresidenan Yogyakarta serta praktek table manner. Sebelumnya, Walikota beserta rombongan berkesempatan untuk berkeliling di seputar Gedung Agung untuk melihat ornamen dan bangunan megah yang berada di tengah Kota Yogyakarta tersebut. 
(dhevit/rama/iko/kus/diskominfo)