MADIUN- Dalam rangka merekatkan tali silaturahmi dan kerukunan antar anggota penghayat kepercayaan, Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Madiun menggelar pembinaan yang dikhususkan bagi penghayat kepercayaan pada Kamis (13/6). 
 
Mengusung tema membangun harmonisasi pasca pesta demokrasi 2019 menuju Kota Madiun aman dan sejahtera. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan sinergitas dan kerukunan antar penghayat kepercayaan beserta seluruh elemen masyarakat yang ada di Kota Karismatik ini. 
 
Senada dengan hal di atas, Walikota Madiun dalam sambutannya menyatakan bahwa harmonisasi dalam suatu daerah harus diciptakan bersama-sama. Partisipasi masyarakat sangat diharapkan guna mewujudkan kesejahteraan kota. 
 
“Meskipun berbeda-beda, mau itu pilihan politik atau kepercayaan. Tapi kita harus saling bersatu, di kegiatan kali ini mari kita jadikan sebagai momen untuk saling menghargai dan menghormati,” jelas Walikota. 
 
Lebih lanjut, Walikota Maidi mengatakan, pola-pola keberagaman yang ada di Kota Madiun harus dirawat bersama. Keberagaman merupakan cerminan dari merajut kebhinekaan, sesuai dengan cita-cita para pe diri bangsa. 
 
Dalam kesempatan yang sama, sekaligus Walikota mengucapkan terima kasih berkat partisipasi masyarakat beserta seluruh jajaran Forkopimda Kota Madiun yang telah merawat dan menjaga kerukunan dan keamanan selama gelaran pileg dan pilpres April lalu. 
 
“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan Polresta Madiun yang sudah terjun langsung untuk menjaga kondusifitas kota ini,” tandasnya. 
(luki/rama/kus/diskominfo)