MADIUN – Libur lebaran telah usai. Masyarakatnya saatnya kembali beraktifitas seperti semula. Tak terkecuali Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Madiun. Walikota Madiun Maidi memastikan tidak ada ASN yang bolos kerja di hari pertama masuk setelah libur panjang lebaran kali ini. Hal itu dipastikan melalui salinan kehadiran yang sengaja diminta walikota usai melaksanakan halal bihalal bersama eksekutif dan legislatif di Halaman Balai Kota Madiun, Senin (10/6).
 
‘’Tidak boleh ada yang absen kecuali memang sakit. Semua yang mengajuka cuti juga harus masuk seperti biasa mulai hari ini,’’ kata walikota.
 
Walikota sengaja mengagendakan sejumlah kegiatan usai pelaksanaan halal bihalal. Salah satunya, rapat koordinasi (rakor) bersama kepala Organisasi Kepala Daerah (OPD) hingga lurah dan kepala sekolah. Rakor bakal dibagi menjadi tiga sesi. Hal itu sekaligus untuk memastikan pejabat utama di lingkup Pemkot Madiun tidak ada yang membolos. 
 
‘’Kita ini tengah dikejar waktu. Bukan waktunya santai-santai. Semua harus sudah langsung beraktifitas kembali mulai hari ini,’’ tegasnya.
 
Terutama, lanjutnya, pada bagian pelayanan. Walikota memastikan OPD pelayanan termasuk RSUD Kota Madiun sudah kembali bekerja seperti semula. Bahkan, walikota ogah ada pekerjaan yang ditunda. Walikota Maidi tak membantah banyaknya pekerjaan di hari pertama masuk setelah libur. Pekerjaan, kata dia, wajib diselesaikan hari ini juga kendati melebihi waktu kerja normal.
 
‘’Sampai sore pun harus diselesaikan. Kalau pekerjaan hari ini ditunda, akan menumpuk keesokan harinya. Padahal, besok juga masih banyak pekerjaan,’’ ungkapnya.
 
Walikota menyebut bakal meninjau langsung sejumlah OPD hari ini. Terutama OPD pelayanan. Walikota menyilahkan masyarakat untuk melapor jika ada OPD yang tak maksimal di hari pertama masuk setelah libur panjang ini.
 
Sekedar informasi, hari pertama masuk kerja hari ini diawali dengan halal bihalal bersama ASN. Kegiatan berlangsung khidmat. Walikota tak lupa menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat khususnya ASN Kota Madiun. Kegiatan halal bihalal ditutup dengan isnpeksi walikota ke sejumlah OPD. (lucky/ws hendro/agi/diskominfo)