MADIUN – Safari Ramadan Salat Tarawih Walikota Maidi tahun ini sampai di penghujung, Senin (3/6). Jamaah Masjid Al-barokah Kelurahan Klegen menjadi yang terakhir dikunjungi. Kegiatan berlangsung khidmat.

Walikota mengajak untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kendati bulan suci tahun ini segera terlewati. Masyarakat patut bersyukur dapat menjalani ibadah puasa dan sunah-sunahnya dengan khusyuk sebulan penuh. Walikota berharap kita semua dapat kembali bertemu dengan bulan suci Ramadan tahun depan.

“Bulan Ramadan tahun ini memang segera berakhir. Tapi bukan berarti ibadah malah menurun. Sebaliknya, ibadah semakin ditingkatkan,” kata walikota.

Walikota menambahkan berakhirnya Ramadan berarti datangnya Hari Raya Idul Fitri. Walikota menyampaikan masyarakat yang melaksanakan mudik lebaran untuk berhati-hati. Tetap utamakan keselamatan. Selain itu, tetap mengedepankan keamanan. Terutama rumah yang ditinggalkan mudik. Berbagai program disiapkan pemerintah. Salah satunya, penambahan lampu penerangan jalan, pengecatan median, dan penambahan bunga. Hal itu dilakukan untuk mempercantik wajah kota.

“Kota Madiun sudah berwarna-warni. Median-median jalan sudah dicat ulang. Lampu juga ditambah. Prinsipnya siap menyambut pemudik,” imbuhnya.

Walikota menyebut program pemerintah dipastikan tidak karbitan. Artinya, akan berkelanjutan. Seperti halnya penanganan demam berdarah. Fogging terus dilakukan. Namun, tentu itu saja tidak cukup. Walikota berharap pemberantasan sarang nyamuk juga rutin dilakukan masyarakat. Pemkot tentu tidak tinggal diam. Walikota menegaskan Linmas yang paling rajin dalam lingkungan tersebut akan diangkat sebagai pegawai Pemkot Madiun. Jika mereka sudah tua, anak anggota Linmas yang bersangkutan akan di sekolahkan di Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) hingga lulus.

Pemkot memang bekerja sama dengan API dengan program kelas khusus. Satu kelas berisi 24 anak akan dibiayai pemkot hingga lulus. Pemkot setidaknya mengeluarkan Rp 137 juta per anak per tahun. Walikota berharap program ini memacu masyarakat untuk lebih peduli lingkungan.

“Mereka yang peduli dengan lingkungan, silahkan laporankan ke saya, akan kami angkat jadi pegawai pemkot. Akan saya tes sendiri,” ujarnya sembari menyebut tidak ada titipan-titipan yang tidak peduli dengan lingkungan. (ws hendro/agi/diskominfo).