MADIUN – Pancasila memiliki peran dan posisi penting dalam pemerintahan di tanah air. Bukan hanya dasar Negara, namun juga pandangan dan pedoman hidup. Walikota Madiun Maidi mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengamalkan setiap butir yang tertuang dalam Pancasila.

‘’Hari ini, tepat 74 tahun lalu, Pancasila lahir. Peringatan hari lahir ini wajib menjadi media refleksi dan evaluasi apakah kita semua sudah benar-benar mengamalkan Pancasila,’’ kata Walikota Maidi usai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman depan Balai Kota Madiun, Sabtu (1/6).

Walikota berharap peringatan bukan sekedar seremonial belaka. Namun, menjadi pelecut semangat untuk terus mengamalkan setiap sila dan butir yang tertuang dalam Pancasila. Hal itu penting. Setiap sila mengandung maksud dan tujuan yang mulia. Pun, sudah sesuai dengan pribadi bangsa. Mewakili keberagaman suku bangsa dari Sabang hingga Merauke.

‘’Pancasila sudah sesuai dengan ciri dan pribadi bangsa. Tidak perlu diragukan lagi,’’ imbuhnya.

Walikota juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda untuk juga mempelajari sejarah Pancasila. Itu penting agar memahami benar bagaimana proses dan apa itu Pancasila. Pancasila tidak muncul begitu saja. Namun, melalui proses panjang buah pemikiran para pendiri bangsa. Pun, tidak langsung jadi. Butuh serangkaian koordinasi hingga melibatkan para alim ulama dan kiai. Hal itu dilakukan agar Pancasila benar-benar sesuai dengan ciri dan pribadi bangsa.

‘’Masyarakat tidak hanya wajib tahu apa itu Pancasila. Tetapi juga harus tahu proses dan sejarahnya dulu. Biar semuanya paham, Pancasila itu tidak perlu dipermasalahkan lagi,’’ ungkapnya.

Walikota berharap masyarakat dapat mengamalkan secara optimal. Butir-butir Pancasila sudah tertanam dalam pribadi masing-masing. Artinya, menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

‘’Kalau Pancasila sudah tertanam setiap pribadi, bangsa ini akan harmonis, guyup rukun, gotong royong, saling menghargai dan menghormati. Makanya, terus kita mengajak untuk mengamalkan Pancasila secara optimal,’’ pungkasnya. (ws hendro/lucky/agi/diskominfo)