MADIUN – Safari Ramadan Salat Tarawih Walikota Madiun sampai di Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Winongo, Jumat (31/5). Kegiatan tidak sekedar ajang ibadah dan silaturahmi. Namun, juga media sosialisasi program kerja pemerintah daerah.

“Saya seperti memiliki chemistry dengan masjid ini. Ada semacam keinginan untuk datang kesini sewaktu saya berikhtiar menjadi walikota dulu. Saya minta masjid ini terus dirawat dan dimakmurkan,” kata Walikota Madiun Maidi.

Walikota menambahkan terdapat beragam program kerja Pemerintah Kota Madiun, khususnya dalam 99 hari pertama. Sebagian kegiatan sudah berjalan seperti Safari Ramadan kali ini. Ke depan, masih banyak kegiatan yang bakal tersaji. Terdekat, nikah masal dan perayaan Hari Jadi ke-101 Kota Madiun, Juni mendatang.

Nikah masal dijadwalkan 20 Juni mendatang. Walikota berharap masyarakat yang belum mencatatkan pernikahannya secara negara agar turut dalam nikah masal agar sah secara agama maupun negara. Kegiatan nikah masal kali ini bakal berbeda. Sebab, nikah masal berlangsung di rumah dinas walikota. Hal ini sengaja dilakukan agar moment pernikahan semakin berkesan. Selain itu, undangan yang menghadiri bukan hanya pejabat. Namun, juga anak yatim piatu hingga penyandang disabilitas.

“Moment nikah masal ini akan semakin berkesan dengan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu dan disabilitas,” kata walikota.

Selain itu, Pemkot juga akan menggelar pesta rakyat dua hari dua malam untuk meramaikan hari jadi. Rencananya, kegiatan pada 22-23 Juni mendatang. Terdapat 20 artis nasional yang bakal meramaikan acara di Alun-alun Kota Madiun tersebut. Bahkan, informasinya terdapat satu artis dari Thailand. Tentu kegiatan sayang untuk dilewatkan. Kegiatan diharapkan semakin mengenalkan Kota Madiun di tingkat nasional dan internasional.

“Kota Madiun harus lebih maju dan lebih baik. Semoga upaya kita bersama ini semakin mendekatkan kepada tujuan itu,” ujarnya.

Kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat juga bakal semakin banyak. Salah satunya, kegiatan walikota bersama rakyat. Yakni, kegiatan pelayanan di rumah warga selama dua hari satu malam. Walikota bersama kepala OPD akan beraktivitas dan menginap di rumah warga. Berbagai macam pelayanan disediakan.

“Nanti akan kita pilih rumah warga yang paling tidak mampu. Ini sengaja agar pejabat mengetahui dan memahami kondisi masyarakat secara langsung,” tegasnya.

Terakhir, Walikota Maidi berpesan untuk mengedepankan kerukunan. Sebab, masa pesta demokrasi telah usai. Baik itu Pilkada, Pilpres, maupun Pileg.

“Sudah saatnya kembali guyup rukun seperti semula. Kita lupakan gesekan-gesekan yang pernah ada,” pungkasnya.

Seperti kegiatan sebelumnya, walikota juga memberikan bantuan pembangunan masjid dan santunan kepada masyarakat. (ws hendro/agi/diskominfo)