MADIUN – Pemerintah Kota Madiun memiliki cara unik dalam menjalin sinergitas di bulan Ramadan ini. Giat bersepeda bertajuk Community Fest Ramadan Night Ride Gowes Bengi Bareng Pak Wali digelar, Rabu (29/5) malam. Gowes malam ini diikuti lebih dari 1.500 peserta. Selain menyehatkan, gelaran gowes juga sebagai ajang silaturahmi, koordinasi, dan evaluasi.

Mengambil start dan finish di Balai Kota Madiun, gowes melahap jarak 22 Kilometer berkeliling Kota Madiun. Tak heran, kegiatan juga sebagai sarana meninjau fasilitas umum yang ada di kota pecel. Hal itu penting mengingat sebentar lagi perayaan Hari Raya Idul Fitri.

‘’Rute sepanjang 22 Kilometer ini sengaja melewati sejumlah fasilitas umum. Baik yang di tengah kota maupun yang di daerah pinggiran. Tentunya kami ingin memastikan fasilitas umum ini baik saat malam hari. Ini penting karena sebentar lagi banyak masyarakat yang datang dan melintas di kota kita tercinta ini,’’ kata Walikota Madiun Maidi.

Walikota menambahkan sejumlah fasilitas umum yang ada di Kota Madiun sudah cukup baik. Jalan-jalan protokol sudah cukup terang. Hal itu wajar mengingat adanya penambahan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Instruksi penambahan PJU sudah mengemuka saat awal Ramadan ini. Selain lampu, Pemkot juga mengecat ulang median jalan. Pengecetan juga sudah klir 100 persen.

‘’Yang terpenting, sebagian besar jalan di Kota Madiun sudah mulus. Ini penting mengingat jalan sarana utama transportasi mudik dan balik lebaran,’’ ujarnya.

Walikota menyebut Kota Madiun sudah siap menyambut pemudik. Selain sarana dan prasarana, terdapat banyak kegiatan ke depan. Salah satunya, hiburan saat perayaan HUT ke-101 Kota Madiun nanti. Perayaan bakal diramaikan 20 artis ibu kota selama dua hari berturut-turut. Kegiatan bakal berlangsung di Alun-alun Kota Madiun. Selain hiburan, Pemkot juga menyediakan 16 ribu nasi pecel gratis bagi masyarakat.

‘’Harapannya, Kota Madiun semakin dikenal, maju, dan sejahtera. Terima kasih juga kepada TNI-Polri yang sudah berkontribusi sehingga Kota Madiun kondusif,’’ tutur mantan guru tersebut.

Terkait event, walikota mengaku rute kurang jauh. Sebab, masih banyak spot fasilitas umum yang belum terlewati. Ke depan, walikota menyebut kegiatan perlu dibesarkan lagi. Selain rute yang diperpanjang juga peserta yang wajib ditambah. Walikota menargetkan hingga lima ribu peserta. Hal itu dirasa perlu mengingat antusias peserta dan masyarakat saat gowes kali ini. Peserta yang datang bukan hanya dari Kota Madiun. Namun, juga daerah sekitar. Mulai Kabupaten Madiun, Magetan, Ngawi, dan Ponorogo.

‘’Masyarakat juga antusias. Terlihat dari sambutan mereka di sepanjang rute. Event ini tentunya perlu ditingkatkan. Kalau perlu dibuat rutin tiga bulan sekali,’’ ungkapnya sembari menyebut penting kiranya melewati taman kota dan berhenti sejenak untuk lebih mengenalkan fasilitas tersebut.

Kegiatan gowes kian menarik dengan hiburan musik religi dan berbagai hadiah. Mulai sepeda seharga jutaan rupiah, mesin cuci, dan hadiah hiburan lain. Panitia juga menyediakan 1.500 nasi pecel gratis bagi peserta. (ws hendro/agi/diskominfo)