MADIUN РFestival Ramadan 2019 zona Madiun resmi dimulai, Selasa (21/5) malam. Festival yang diisi lomba hadrah, banjari, dan patrol tersebut dibuka langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kegiatan yang mengambil tempat di Alun-alun Kota Madiun itu berlangsung meriah. Ribuan masyarakat tumplek blek sedari sore. Gubernur Khofifah berharap kegiatan dapat memberikan hiburan sekaligus siraman rohani bagi masyarakat. Apalagi, masyarakat khususnya umat muslim tengah dalam nuansan ramadan. Gubernur menyebut kegiatan bakal dilanjutkan tahun depan.

“Terima kasih kepada peserta lomba dan masyarakat Kota Madiun. Semoga memberikan siraman rohani dan tentunya Insya Allah akan kita lanjutkan tahun depan,” ungkapnya.

Kegiatan juga dimanfaatkan Gubernur Khofifah untuk sosialisasi program. Salah satunya, penanggulangan pengangguran melalui milenial job center yang akan di buka 27 Mei nanti di Surabaya. Di dalamnya, terdapat pelatihan gratis era digitalisasi. Pelatihan ini untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Gubernur menambahkan pihaknya menyiapkan 1800 kuota peserta. 450 di antaranya diharapan berasal dari Kota Madiun dan sekitarnya.

“Kalau peminatnya banyak dari Kota Madiun, tentunya akan saya prioritaskan,” ujarnya sembari menyebut pendaftaran dimulai 20 Mei hingga 5 Juni mendatang.

Walikota Madiun Maidi bersyukur Festival Ramadan 2019 zona Madiun digelar di Kota Madiun. Artinya, banyak peserta dan masyarakat sekitar Kota Madiun yang datang. Bahkan, laporan yang diterimanya, banyak kemacetan terjadi. Walikota berharap kegiatan ke depan kembali digelar di Kota Madiun.

Walikota menambahkan Pemkot Madiun tentunya tidak sekedar menjadi penonton. Kegiatan bazar yang digelar dalam Festival Ramadan akan dilanjutkan di Kota Madiun. Pemkot bakal menggelar bazar mulai 23-27 Mei mendatang. Hal ini tentu sebagai upaya mendukung program dan kegiatan Pemprov Jawa Timur. Bazar juga akan digelar di Alun-alun Kota Madiun. Bazar juga dapat dinikmati masyarakat kurang mampu. Pemkot sudah membagi lebih dari 2.800 kupon kepada masyarakat kurang mampu. Kupon senilai Rp 25 ribu itu dapat ditukar dengan beragam produk dalam bazar. Masyarakat dapat dua kupon sekaligus.

“Setiap masyarakat dapat dua kupon. Harapan kami masyarakat kurang mampu juga dapat menikmati dan turut merasakan kebahagiaan Ramadan,” tuturnya. (ws hendro/agi/diskominfo)