MADIUN – Kepedulian kepada anak yatim piatu dan difabel tidak hanya dilakukan pemerintah setempat. Namun, juga datang dari pengusaha. Seperti PT Refindo Intiselaras Indonesia yang menggelar buka puasa dan silaturahmi bagi anak yatim piatu dan difabel yang tergabung dalam Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni), Minggu (19/5).

Walikota Madiun Maidi mengapresiasi kepedulian PT Refindo terhadapmasyarakat Kota Madiun. Terutama mereka yang kurang beruntung. Walikota berharap ini menginspirasi pengusaha yang lain. Sebab, kepedulian kepada anak yatim piatu, difabel, dan masyarakat kurang mampu bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Namun, menjadi tanggung jawab bersama. Tak terkecuali masyarakat pada umumnya. Walikota mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan seluruh jajaran PT Refindo. Semoga tercatat sebagai menjadi amal kebaikan.

“Ini satu contoh yang baik. Semoga menjadi tuntunan bagi yang lain,” kata walikota.

Walikota Maidi menambahkan anak-anak yatim piatu tidak perlu berkecil hati. Sebab, banyak orang tua orang tua seperti pimpinan PT Refindo yang peduli. Walikota berpesan untuk selalu semangat. Terutama dalam menuntut ilmu. Pemerintah pastinya bakal membantu. Seperti berbagai beasiswa bagi masyarakat kurang mampu termasuk anak yatim piatu. Bahkan, mereka yang sudah lulus bakal dicarikan pekerjaan.

“Anak yatim piatu yang sudah lulus SMK dan belum bekerja, silahkan datang ke saya atau ke PT Refindo. Saya optimis pimpinan PT Refindo tidak segan membantu,” ujarnya.

Direktur PT Refindo Slamet Uetoyo menuturkan kegiatan buber bersama anak yatim piatu dan tunanetra merupakan agenda rutin. Pihaknya berharap kegiatan dapat bermanfaat bagi sesama. Kegiatan ditutup dengan pemberian santunan. (ws hendro/agi/diskominfo)