MADIUN – Giat Safari Ramadan Salat Jumat Walikota Madiun berlanjut. Kali ini, jamaah Masjid Hidatul Mustaqim di Jalan Terate, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman yang dikunjungi Walikota Maidi, Jumat (17/5). Seperti kegiatan serupa sebelumnya, walikota juga memberikan bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp 15 juta.

“Bantuan ini tidak seberapa. Yang terpenting bagaimana masyarakat dapat berpartisapasi secara maksimal dalam pembangunan dan menghidupkan masjid ini,” tutur Walikota Maidi usai Salat Jumat.

Kesempatan bertatap muka dengan warganya tersebut dimanfaatkan untuk berbagai hal. Salah satunya, menyampaikan pesan dan himbauan. Walikota menyebut kasus demam berdarah cukup tinggi belakangan. Walikota bukan hanya mendapat laporan. Namun, melihat langsung pasien di R di RSUD Kota Madiun. Jumlahnya mencapai ratusan jika diakumulasi sejak Januari lalu. Walikota berharap warga waspada. Harapannya, tidak ada lagi yang terjangkit DBD.

“Hari ini saya cek di rumah sakit, yang kena DB cukup banyak. Penanganan sudah cukup baik. Tetapi korban bisa saja terus bertambah kalau tidak menjaga kebersihan dan melakukan PSN (Pembersihan Sarang Nyamuk) serta menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat),” ungkapnya.

Dalam dua hari, lanjut walikota, RSUD Sogaten –sebutan RSUD Kota Madiun- sudah menerima 21 pasien anak DBD. Bahkan, dilaporkan sempat hingga kekurangan kamar inap. Banyaknya pasien DBD membuat warga lain turut resah. Permintaan foging bermunculan. Pemkot tentu tidak tinggal diam begitu saja. Pemkot sudah melakukan foging 154 kali dalam sepuluh hari terakhir. Namun, walikota menambahkan, foging saja tidak cukup. Sebab, foging hanya membunuh nyamuk dewasa yang dapat terbang. Sedang, jentik-jentik nyamuk tetap hidup dan dapat menjadi nyamuk dewasa. Walikota berharap untuk mengefektifkan kerja bakti di lingkungan masing-masing.

“Khususnya warga Banjarejo sini untuk menjaga kebersihan lingkungannya. Kalau banyak genangan air, disitu nyamuk berkembang biak. Yang masih ada di air berupa jentik ini tidak dapat mati karena asap. Jadi harus dibersihkan,” tutur mantan Sekda Pemkot Madiun ini.

Walikota juga menyampaikan terima kasih kepada warga yang turut berpartisipasi menjaga kondusifitas Kota Madiun. Terbukti, dengan penyelenggaraan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 berlangsung aman dan lancar di Kota Madiun. Kondisi diharap terus terjaga dan semakin ditingkatkan.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis. Bantuan untuk pembangunan masjid itu diharap menjadi pemicu warga dan jamaah Hidatul Mustaqim untuk memuliakan masjid.

Safari Ramadan Salat Jumat ini juga dihadiri Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu, Dandim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, Sekretaris Daerah Kota Madiun Rusdiyanto bersama jajaran Kepala OPD se-Pemkot Madiun, Camat dan lurah se-Kota Madiun. (lucky/nurdiono/adit/diskominfo)