MADIUN – RSUD Kota Madiun atau yang lebih akrab disebut RSUD Sogaten telah melayani masyarakat Kota Karismatik sejak 2004. Keberadaannya pun makin diakui dengan kualitas pelayanan yang semakin baik hingga mendapatkan berbagai pelayanan. Meski demikian, pengembangan terus dilakukan untuk mencapai hasil yang lebih optimal.

Hal ini seperti yang dipaparkan dalam rapat sinkronisasi masterplan RSUD dengan RPJMD 2019-2024, Rabu (8/5). Walikota Madiun Maidi mengatakan bahwa untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, rumah sakit harus berbenah.

”Rumah sakit makin lama, makin dibutuhkan masyarakat. Sehingga, harus semakin sempurna,” tuturnya saat menghadiri rapat tersebut di Lantai 2 Kantor RSUD Sogaten. Sempurna dalam hal ini, menurut Walikota, meliputi sarana prasarana hingga tenaga medisnya.

Walikota menuturkan, suasana yang nyaman berpengaruh terhadap jangka waktu proses penyembuhan pasien. Jika rumah sakit memberikan pelayanan yang baik dan nyaman, maka pasien akan merasa senang dan semakin cepat sembuh.

Maka dari itu, proses pembangunan fasilitas-fasilitas diharapkan dapat selesai hingga empat tahun ke depan. ”Perencanaan pembangunan fisik harus sudah jadi,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Sogaten dr Resti Lestantini menuturkan bahwa sebagian pembangunan fisik telah dimulai tahun ini. Di antaranya adalah gedung farmasi dan gedung laundry. ”Selanjutnya, di tahun-tahun berikutnya sudah ditetapkan pembangunan-pembangunan fisik yang prioritas di RSUD Kota Madiun,” imbuhnya. (Dhevit/irs/rama/diskominfo)