MADIUN – Mengawali masa kepemimpinan, Walikota Madiun Maidi langsung tancap gas menjalankan program yang telah dirancang. Terutama, pada bidang pendidikan. Karenanya, dia meminta kepada stakeholder terkait untuk segera melakukan persiapan.

Mulai tahun ajaran baru nanti, Walikota mencanangkan program lima hari sekolah. Artinya, kegiatan belajar mengajar di sekolah akan berlangsung mulai Senin hingga Jumat saja. Sedangkan, Sabtu dan Minggu libur. Kebijakan ini akan diberlakukan bagi siswa SD dan SMP.

”Harapan kita, anak SD dan SMP lebih dekat dengan orang tuanya,” tuturnya saat melaksanakan apel struktural beberapa waktu lalu.

Dengan pemberlakuan kebijakan ini, maka proses belajar mengajar akan dipadatkan hingga sore hari. Hal ini, menurut Walikota, salah satunya sebagai upaya agar anak dan orang tua memiliki jam pulang sekolah atau kerja yang sama. Terutama, bagi orang tua yang bekerja sebagai ASN.

”Kalau jam pulang sekolah anaknya sama seperti jam kerja, maka tidak ada lagi ASN yang izin di sela-sela jam kerja untuk pulang dengan alasan menjemput putranya ke sekolah,” tegasnya.

Walikota mengimbau, pelayanan di Kota Madiun harus tetap prima dan cepat. Jangan sampai hal-hal yang sifatnya pribadi mengganggu pekerjaan. Apalagi, yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat.

Selain itu, program sekolah lima hari juga sebagai upaya mempermudah pemantauan terhadap siswa. Terutama, mereka yang memiliki masalah belajar di sekolah. Karenanya, Sabtu dan Minggu akan dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk mendatangi rumah-rumah siswa yang memiliki masalah khusus.

”Nantinya, masalah-masalah itu dikumpulkan lalu dilaporkan ke kepala dinas pendidikan untuk diselesaikan. Kalau tidak bisa selesai, kepala daerah turun langsung ke rumah siswa itu,” imbuhnya.

Dengan demikian, Walikota berharap seluruh masalah yang terkait pendidikan dapat terpantau. Serta, dapat diselesaikan dengan cara yang lebih efektif dan efisien. Hasilnya, meningkatkan mutu pendidikan di Kota Madiun.

”Tantangan kita di depan semakin berat. Karena itu, saya minta pengawas dan kepala sekolah, mari kita wujudkan program ini secara ikhlas dan maksimal. Sehingga hasilnya lebih bagus,” tandasnya. (dhevit/irs/madiuntoday)