MADIUN – Ujian Sekolah Bertandar Nasional (USBN) Sekolah Dasar (SD) telah usai. Musim tahun ajaran baru segera dimulai. Artinya, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) juga dalam waktu dekat ini. Sekolah tentunya bersaing untuk mendapatkan peserta didik. Berbagai cara dilakukan untuk menarik perhatian calon peserta didik.

Seperti SDN Pilangbango yang menyelenggarakan lomba mewarnai tingkat TK. Lomba juga sekaligus untuk memperingati hari Kartini dan hari Bumi se-Dunia. Lomba dimaksud untuk menggali potensi anak dan mensosialisasikan prestasi sekolah.

‘’Jangan ragu untuk menyekolahkan di SDN Pilangbango. Karena banyak prestasi yang telah diraih,” kata Sulasih Kepala Sekolah SDN Pilangbango disela-sela lomba, Selasa (30/4).

Kegiatan diikuti 200 peserta Taman Kanak-kanak (TK). Sulasih mengungkapkan sudah banyak prestasi yang diraih SDN Pilangbango. Di antaranya sepuluh besar lomba MIPA tingkat Kota Madiun 2018 lalu, Sekolah Adiwiyata Provinsi pada 2017, dan juara 1 lomba bulu tangkis di kejuaraan Pekan Olah Raga Kota Madiun (Porkot) 2018.

Bahkan, SDN Pilangbango ditunjuk menjadi wakil sekolah Berbudaya Mutu bersama SDN 02 Mojorejo tahun ini. Sekolah Budaya Mutu ini untuk menonjolkan keunggulan inovasi yang ada di sekolah. SDN Pilangbango menampilkan daur ulang sampah sebagai salah satu kegiatan unggulan di dalamnya.

‘’Jadi bagaimana daur ulang sampah ini bisa menjadi budaya pada anak-anak. Selain itu, anak-anak juga dirangsang untuk dapat membuat produk bermutu dari sampah,’’ ungkapnya sembari menyebut Daur ulang sampah di hari Sabtu (Dalang Satu) nama kegiatan tersebut.

Dalang Satu dilaksanakan sebelum kegiatan pelajaran dimulai. Murid diajak mendaur ulang sampah di halaman sekolah. Tujuannya untuk mendidik kesadaran mengelola sampah sejak dini. Sehingga tertanam pada anak tidak semua sampah itu menjijikkan.

“Anak-anak bisa memilah dan mengolah menjadi barang yang bermanfaat,” jelasnya.

Kegiatan mendaur ulang sampah melibatkan seluruh elemen yang ada di SDN Pilangbango. Mulai siswa, guru, karyawan, wali murid, komite, paguyuban sekolah, sampai PKK Pilangbango. Ini menunjukkan semangat dan sinergitas pihak sekolah dengan lingkungan sekitar terjalin dengan baik. Ini penting dalam membimbing anak didik untuk lebih berprestasi dan berninovasi.

“Walaupun SDN Pilangbango berada di pinggir Kota Madiun. Namun, mampu bersaing dengan sekolah-sekolah yang berada di tengah kota,” katanya.

Sekedar informasi, SD Pilangbango memiliki 233 peserta didik saat ini. Pun, memiliki berbagai macam ekstra kulikuler. Seperti menari, bulu tangkis, pramuka, komputer, samproh, dan TPA. PPDB kali ini pihak SDN Pilangbango berencana memberikan satu stel seragam olahraga dan satu seragam secara gratis. (nurdiono/adit/diskominfo)