MADIUN – Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kota Madiun berlangsung khidmat, Kamis (2/5). Upacara yang berlangsung di Balai Kota itu dipimpin langsung Walikota Maidi dengan diikuti Forpimda dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelajar. Peringatan kali ini mengambil tema Mengutamakan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan.

Walikota Maidi menuturkan semangat memperingati Hardiknas wajib dibarengi dengan semangat pelayanan yang lebih baik untuk dunia pendidikan. Khususnya, di Kota Madiun. Pelayanan yang lebih baik tersebut dapat dimulai dari lingkup sekolah. Walikota menyebut lingkungan sekolah harus menyenangkan agar proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) optimal. Selain itu, sekolah wajib menjadi sarana mencetak karakter bagi siswa.

“Pendidikan karakter ini penting. Namun, tentu tak cukup hanya di sekolah. Peran orang tua dalam pendidikan keluarga juga mengambil peranan penting untuk membangun karakter pelajar,” kata walikota.

Tak heran, sejumlah program untuk mendukung hal itu mengemuka. Salah satunya, lima hari masuk sekolah untuk SD dan SMP yang direncanakan mulai tahun ajaran 2019/2020. Harapannya, waktu bersama keluarga lebih panjang. Orang tua, pastinya juga lebih banyak memiliki waktu untuk mencurahkan perhatian dan kasih sayang kepada anak. Selain itu, anak-anak juga memiliki waktu untuk menyalurkan bakat dan minat masing-masing. Mulai, olahraga, seni, atau hal lain diluar pendidikan akademik.

“Orang tua pastinya menginginkan anaknya baik. Dengan memberikan lebih banyak waktu kepada orang tua harapannya pendidikan karakter dapat optimal,” ungkapnya.

Upacara sekaligus untuk memperingati Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke XXIII. Walikota berharap desentralisasi kewenangan tersebut semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu terbukti dengan diraihnya penghargaan atas Kinerja Prestasi Tertinggi atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) 2017. Kota Madiun mendapat predikat tertinggi ke tujuh secara nasional. Semangat Otoda wajib dibarengi dengan semangat dalam peningkatan sinergitas antar semua pihak. Ini penting mengingat pembangunan tak akan optimal tanpa kerja bersama.

Walikota berharap sinergitas yang sudah terjalin baik tersebut semakin ditingkatkan. Sebab, masih banyak harapan dan keinginan dalam mensejahterakan masyarakat yang belum tercapai. Selain itu, sinergitas antara pemerintah, instansi, dan masyarakat tersebut penting demi mewujudkan tujuan nasional. Yakni, menjaga tanah air tumpah darah dari perpecahan, mencapai kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta menjaga ketertiban dunia.

Dalam peringatan juga diberikan kepada Penghargaan kepada guru dan kasek berprestasi serta lurah terkait lomba kelurahan berprestasi tingkat Kota Madiun. Yakni, Guru TK Siti Hajar 1, Kepala TK PG Rejo Agung, Guru SDN 1 Manguharjo, Kepala SDN 02 Mojorejo, Guru SMPN 2, dan Kepala SMPN 4 serta Lurah Latihan, Banjarejo, dan Klegen. (ws hendro/agi/diskominfo)