MADIUN – Pemerintahan Baris II di Kota Madiun telah usai. Kota Madiun resmi berganti pemimpin. Pemerintahan Maidi – Inda (Mada) bakal memimpin setidaknya lima tahun ke depan. Pelantikan dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (29/4).

Walikota Madiun periode 2019-2024 Maidi langsung disambut masyarakat Kota Madiun begitu tiba di Kota Madiun. Bersama Walikota periode 2014-2019 Sugeng Rismiyanto, keduanya disambut di Pabrik Gula Rejo Agung setiba dari Surabaya. Kirab Budaya digelar guna menyambut dan melepas pergantian Walikota Madiun tersebut.

Berpusat di Balai Kota Madiun, rombongan Kirab Budaya terpecah setelahnya. Satu rombongan mendampingi Walikota Maidi melaksanakan sujud syukur di Masjid Agung Baitul Hakim. Satu rombongan lain mengantarkan Sugeng Rismiyanto ke kediamannya di jalan Ciliwung. Rombongan yang mengantar terdiri dari Camat Taman dan Lurah se-Kecamatan Taman disambut dan masyarakat dan tokoh masyarakat setempat.

‘’Selamat datang di RW 13 setelah melaksanakan tugas sebagai Walikota Madiun periode 2014-2019,’’ kata Ketua RW 13 Tarmuji di kediaman Sugeng Rismiyanto.

Ungkapan terima kasih masyarakat setempat disampaikan langsung tokoh masyarakat setempat. Hal itu, wajar mengingat jasa Sugeng Rismiyanto kepada masyarakat Kota Madiun. Tak heran, apa yang dilakukan telah membawa nama baik lingkungan khususnya dan Kota Madiun pada umumnya.

‘’Kami kedepannya lebih terpacu untuk meniru pemikiran-pemikiran Pak Sugeng untuk lingkungan dan Kota Madiun,’’ ungkapnya.

Prosesi kirab budaya tersebut salah satu bentuk terima kasih yang dipersembahkan seluruh elemen masyarakat Kota Madiun kepada Sugeng Rismiyanto. Di bawah komando Sugeng, Kota Madiun terbukti kondusif dan meriah beragam berprestasi.

Sugeng Rismiyanto berharap apa yang telah dicapai Kota Madiun terus dipertahankan oleh walikota baru. Mulai kondusifitas yang baik, soliditas bagus dan koordinasi dengan instansi vertikal terjalin dengan baik harus terus ditingkatkan. Sugeng optimis, tongkat kepemimpinannya dapat dilanjutkan Walikota yang baru dengan baik. Apalagi, Maidi bukanlah sosok baru di birokrasi Pemkot Madiun.

‘’Walikotanya baru dilantik tapi orangnya stok lama. Sebelumnya menjabat sekda dan sudah mengabdi bersama beberapa walikota selama beberapa periode. Pastinya sudah cukup familier dengan kegiatan di pemerintahan,” ungkap Sugeng disela-sela menerima tamu undangan di kediamannya.

Walikota periode 2014-2019 ini akan kembali menjalani rutinitasnya sebagai masyarakat Kota Madiun. Sugeng mengungkapkan untuk mengisi rutinitasnya akan kembali ke dunia pendidikan sebagai dosen. 
‘’Seperti rutinitas saya sebelum menjadi walikota, saya akan menggeluti sebagai dosen kembali,” ungkapnya.

Namun, Sugeng masih ingin menikmati rutinitasnya sebagai masyarakat untuk tahun ini. Selain itu, dirinya akan mengevaluasi kebijakan dan sejauh mana efektifitas dari apa yang dilakukan sewaktu menjadi walikota.

‘’Tahun ini masih ingin mengetahui perjalanan Kota Madiun. Sudah sejauh mana kemajuan yang dicapai dan pasti ke depan tidak jauh dari dunia akademis,” pungkasnya. (lucky/adit/diskominfo)