SURABAYA – Kota Madiun tidak hanya memiliki walikota dan wakil walikota baru. Tetapi juga memiliki Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Madiun anyar. Yuni Sulistyowati Maidi resmi menjadi ketua TP PKK Kota Madiun baru. Yuni menggantikan Sri Ismah Sugeng Rismiyanto. Prosesi pelantikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK dan ketua Dewan Kesenian Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kota Madiun di gedung Negara Grahadi Surabaya juga berlangsung khidmat.

Pelantikan dilakukan Ketua TP PKK Provinsi dan Ketua Dekranas Provinsi Arumi Elestianto Dardak. Yuni Sulistyowati mengemban dua jabatan sekaligus. Yakni, Ketua TP PKK Kota Madiun dan Ketua Dekranasda Kota Madiun. Yuni menjabat untuk masa bakti 2019-2024. Pelantikan bersamaan dengan Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kota Kediri.

Ketua TP PKK Provinsi Arumi Elestianto Dardak menuturkan PKK mengambil peran penting dalam jalannya pemerintahan. Tidak hanya sebagai pendamping, namun juga wajib berkontribusi dalam ide dan masukan demi jalannya pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Arumi berharap Ketua TP PKK baru segera beradaptasi. Arumi optimis ketua baru segera dapat menjalankan tugas dengan sebagaimana mestinya. Apalagi, Ketua TP PKK Kota Madiun maupun Kediri sudah cukup familier dengan kegiatan PKK. Sebab, sudah pernah menjabat dalam kepengurusan PKK di daerah masing-masing sebelumnya.

‘’PKK di daerah sudah berjalan dengan cukup baik. Saya optimis, ketua yang baru ini segera dapat beradaptasi,’’ ujarnya.

Arumi mengaku nervous melantik ketua TP PKK dan Dekranasda. Hal itu wajar mengingat dirinya juga baru menjabat sebagai Ketua TP PKK dan Dekranas Provinsi. Kendati begitu, pelantikan berlangsung lancar.

Ketua TP PKK Kota Madiun Yuni Sulistyowati Maidi mengaku siap mengemban tugas dengan sebaik-baiknya. Koordinasi dengan pengurus PKK di Kota Karismatik akan segera dilakukan demi kelancaraan tugas. Sama halnya dengan walikota, dirinya akan segera tancap gas dengan berbagai program yang sudah disiapkan.

‘’Perempuan mengambil peran penting. Termasuk dalam jalannya pemerintahan. Pastinya, akan segera menyesuaikan agar dapat segera berkontribusi bagi Kota Madiun,’’ ujarnya. (ws hendro/agi/diskominfo)