MADIUN – Pembahasan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kota Madiun 2020 masih terus berlanjut. Pemkot Madiun melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) pun menggelar pertemuan di Gedung Diklat, Senin (18/3).

Kegiatan yang dihadiri 350 undangan yang terdiri atas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perwakilan masyarakat itu juga dihadiri oleh Walikota Madiun Terpilih Maidi dan Wakil Walikota Terpilih Inda Raya Ayu Miko Saputri.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto menyampaikan bahwa Kota Karismatik telah memasuki masa transisi. Yakni, dari pemerintahan Baris Jilid II ke pemerintahan MADA. ”Karena itu, ini menjadi penting untuk kita kawal bersama-sama,” tuturnya.

Sugeng berharap, pelaksanaan pemerintahan dapat berjalan lancar. Tidak hanya di masa pemerintahannya. Tapi, juga ketika sudah dipegang oleh pemimpin yang baru nanti.

Pemerintahan Baris Jilid II telah meninggalkan sejumlah pencapaian. Di antaranya, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,96 persen, indeks pembangunan manusia 80,15, tingkat pengangguran terbuka 3,85 persen, dan inflasi 2,11 persen.

Angka-angka tersebut di antaranya bahkan lebih baik dibandingkan dengan Jatim maupun Nasional. Sehingga, menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintahan selanjutnya untuk menjadikan Kota Madiun lebih baik lagi.

Lebih lanjut, Sugeng berharap adanya kerjasama yang baik antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat dalam rangka mewujudkan pembangunan yang lebih maju di Kota Madiun. ”Apa yang sudah direncanakan dan dianggarkan juga dilaksanakan dengan baik,” imbuhnya. (WS Hendro/irs/diskominfo)