MADIUN – Sejak satu tahun terakhir, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Madiun telah meluncurkan berbagai inovasi unggulan. Khususnya, untuk memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. Salah satunya, Lempeng Gapit. Akronim dari program Layanan Sehari Mengurus Dokumen Adminduk – Petugas Antar Sampai di Tempat ini juga mulai akrab bagi masyarakat. Terutama, dalam mengurus dokumen berupa akte kematian. ”Dokumen kami antar ke rumah duka, bahkan sebelum jenazah diberangkatkan ke pusara terakhir,” tutur Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Nono Djati Kusumo. Hal ini seperti tampak pada kegiatan petugas Dispendukcapil di Jalan Makam Tentara, Kamis (14/3). Mereka mengantarkan dokumen ke salah satu rumah warga yang mengalami musibah kematian.

Selain akte kematian, warga yang bersangkutan juga mendapatkan pergantian Kartu Keluarga (KK) dan KTP cerai mati. Dengan demikian, tidak perlu lagi mengurus ke kantor Dispendukcapil untuk mendapatkan dokumen-dokumen tersebut. Nono menjelaskan, layanan Lempeng Gapit bisa diakses oleh siapapun. Asalkan, warga Kota Madiun. Yakni, dengan menghubungi petugas Dispendukcapil dan mengirimkan foto KK melalui aplikasi chat Whatsapp. ”Bisa juga melalui RT setempat yang telah memiliki jaringan WA dengan petugas kami,” imbuhnya.

Dengan Lempeng Gapit, lanjut Nono, Dispendukcapil ingin mewujudkan pelayanan di masyarakat yang lebih mudah lagi. Sehingga, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengurus dokumen kependudukan. (WS Hendro/irs/madiuntoday)