MADIUN- Berdagang dengan piranti elektronik, atau yang biasa dikenal dengan istilah e-commerce, memang sedang digandrungi oleh banyak pihak. Kemudahan yang ditawarkannya, membuat banyak orang kepincut untuk menjadi pengusaha online. Mulai dari anak muda hingga ibu-ibu rumah tangga.

Menangkap fenomena yang ada, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun tak mau tinggal diam. Dengan menggandeng Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP) Kominfo Surabaya. Pada, Kamis (14/3) Diskominfo melakukan pelatihan kepada sejumlah ibu-ibu rumah tangga tersebut.

Kurang lebih sebanyak 30 ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam PKK yang berasal dari seluruh kecamatan di Kota Madiun mendapatkan pelatihan dasar e-commerce. Diantaranya seperti bagaimana membangun brand awareness, berinteraksi dengan pelanggan, cara mengedukasi pelanggan, dan menawarkan promosi atau events.

“Setiap tahunnya kami memang mengadakan pelatihan kepada ibu-ibu di sejumlah kota yang ada di Jawa Timur. Kota Madiun dipilih karena kota ini masuk ke dalam program gerakan menuju 100 smart city,” tutur Kepala BPSDMP Eka Handayani.

Smart city, lanjutnya, harus ditunjang dengan sumber daya manusia yang berkualitas. Komponen-komponen untuk menuju smart city harus terpenuhi, salah satunya untuk menumbuhkan smart people yang ada di kota ini. Maka kedepannya, Kota Madiun bisa dengan mudah menjadi real smart city.

Senada dengan pernyataan di atas, Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun Subakri mengatakan bahwa pemerintah memiliki peranan aktif dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif di bidang digital.

“Pemerintah tak hanya berperan sebagai regulator, namun juga berperan sebagai akselerator untuk memajukan perkembangan di bisnis digital ini,” ucapnya.

Saya berharap, lanjutnya, media sosial jangan hanya digunakan sebagai media untuk chating atau menyebarkan informasi-informasi yang tidak jelas. Lebih dari itu, ibu-ibu harus mampu menjadi pahlawan rumah tangga dengan selangkah lebih aktif untuk terjun di bidang e-commerce.

“Pemkot melalui Diskominfo memiliki program wifi gratis pada setiap RT yang terpasang di poskamling atau fasilitas umum di seluruh Kota Madiun. Sehingga memungkinkan internet untuk bisa diakses 24 jam.  Hal ini menjadi peluang besar ibu-ibu untuk berbisnis online,” tandasnya. (dhevit/kus/madiuntoday)