MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus menggodok rencana kerja (renja) 2020. Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto pun mengimbau kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus meningkatkan kinerja. Sehingga, mendapatkan hasil yang maksimal.

”Saya minta kepada OPD, jangan lihat ini di eranya siapa. Tapi, penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) harus optimal. Semua harus sesuai dengan visi misi yang dibangun walikota dan wakil walikota terpilih,” tuturnya saat ditemui setelah Rapat Pembahasan Renja di Aula Wisma Haji, Senin (11/3).

Seperti diketahui, masa kepemimpinan Baris Jilid II akan segera berakhir April mendatang. Kemudian, digantikan oleh Walikota dan Wakil Walikota Madiun Terpilih masa jabatan 2019-2024. Yakni, Maidi dan Inda Raya Ayu Miko Saputri.

Karenanya, Sugeng menegaskan bahwa keberadaannya di dalam rapat tersebut hanya sebagai fasilitator. ”Bukan inisiator,” tegasnya.

Dalam penyusunan renja 2020, Pemkot Madiun telah melaksanakannya secara terbuka dan sistematis. Yakni, dengan melibatkan masyarakat dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang). Mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, hingga kecamatan. Kemudian, menjadi musrenbang kota dan OPD.

Sugeng menegaskan, seluruh program dan pembangunan yang disusun oleh pemkot maupun DPRD memiliki tujuan yang sama. Yakni, bermuara pada terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Khususnya, warga Kota Madiun.

”Kami berharap, seluruh stakeholder dan komponen masyarakat di sini bisa selalu meningkatkan sinergitas dalam pelaksanaan ini. Lakukan semaksimal mungkin. Kita satu langkah, satu derap untuk menciptakan Madiun yang lebih baik lagi,” tandasnya. (WS Hendro/irs/diskominfo)