MADIUN – Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 semakin dekat. Pemerintah Kota Madiun bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) semakin gencar melaksanakan sosialisasi. Khususnya, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di dalam pesta demokrasi 17 April mendatang.

Salah satunya seperti kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Madiun di Gedung Diklat, Rabu (20/2). Dalam sosialisasi ini menyasar kaum milenial. Terutama, para pemilih pemula.

”Ini kan yang pertama, kami ingin mereka berpartisipasi. Sebagai bagian dari bangsa ini, mereka juga punya hak dan kewajiban di dalam Pemilu,” tutur Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto saat ditemui setelah acara.

Dalam sosialisasi tersebut, Bakesbangpol mengundang Ketua KPU Kota Madiun Sasongko sebagai narasumber. Dia menjelaskan tentang tahapan Pemilu hingga pasca pencoblosan kepada siswa-siswi perwakilan SMA/SMK sederajat di Kota Madiun.

”Tentu saja, kami berharap mereka paham. Pemilu bukan seperti memilih kucing dalam karung. Harus dipikirkan karena yang dipilih adalah pejabat yang akan memimpin negara ke depannya,” terang Sugeng.

Keterlibatan pemilih milenial juga diharapkan dapat memenuhi target kepesertaan masyarakat dalam Pemilu April mendatang. KPU Pusat menetapkan target sekitar 80 persen masyarakat berpartisipasi aktif dalam Pemilu. ”Kami berharap, tahun ini lebih baik,” imbuhnya. (Dhevit/irs/diskominfo)