MADIUN- Disadari atau tidak, masyarakat merupakan garda terdepan bagi terciptanya kondisi keamanan dan ketertiban (kamtibmas) yang kondusif. Maka dari itu, pada hari Selasa (19/2) digelar acara silaturahmi untuk memberikan gambaran bagaimana situasi dan kondisi Kota Madiun, jelang pemilu 17 April mendatang.

Walikota Sugeng Rismiyanto mengatakan, permasalahan kamtibmas pada hakekatnya bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Lebih dari itu, harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Seperti tahun 2018 lalu, tahun ini merupakan tahun politik. Mau tidak mau, suka tidak suka setiap hari akan selalu bersinggungan dengan berbagai hal yang menyangkut aktifitas politik,” ungkapnya.

Pada tahun lalu, kata dia, Kota Madiun situasi keamanan dan ketertiban di Kota Madiun sudah kondusif. Sehingga pilkada lalu dapat terlaksana dengan aman dan sukses.

“Ini harus kita pertahankan di pemilu yang mendatang,” tuturnya.

Hal itu semua, lanjutnya, dapat terwujud karena kerja bersama diantara pemerintah, jajaran TNI-Polri serta dukungan positif dari semua elemen masyarakat yang ada di Kota Madiun.

“Oleh karena itu, sinergitas antara pemerintah, TNI, Polri, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat di Kota Madiun harus ditingkatkan agar situasi kamtibmas tetap aman dan nyaman sebelum, selama, dan sesudah penyelenggaraan Pileg dan Pilpres 2019,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, pihaknya telah berupaya secara optimal guna menjaga keamanan dan ketertiban yang ada di Kota Karismatik ini.

“Silaturahmi ini juga sebagai upaya untuk mempererat jalinan antar pemda, dan segenap masyarakat yang ada di Kota Madiun,” jelasnya.

Dia berharap, dengan terlaksananya silaturahmi ini dapat terjalin konsolidasi yang baik antar pemda, TNI-Polri dan segenap masyarakat di Kota Madiun.

“Sehingga kita bersama dapat mempertahankan kondusifitas kamtibmas yang ada di Kota Madiun,” tandasnya. 
(rama/ayu/luki/kus/diskominfo)

#100ThMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#KotaMadiunKarismatik