MADIUN – Tingkat konsumsi ikan masyarakat di Jawa Timur masih cukup rendah. Pun, termasuk di Kota Madiun. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan konsumsi ikan tersebut. Salah satunya, melalui Duta Gemar Makan Ikan (Gemarikan). Pemilihan duta kembali dilakukan tahun ini. Masyarakat yang berminat dapat melakukan pendaftaran mulai hari ini, Senin (18/2).

‘’Duta Gemarikan ini merupakan program Pemprov Jawa Timur (Dinas Kelautan dan Perikanan). Tiap-tiap daerah diminta untuk mengirimkan wakilnya. Kami berencana menggelar seleksi untuk mewakili Kota Madiun di tingkat provinsi,’’ kata Kabid Perikanan dan Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun Dorce Lomo, Senin (18/2).

Pihaknya membuka pendaftaran mulai Senin ini hingga, Senin (25/2) mendatang. Dorce menambahkan pihaknya akan memilih dua orang laki-laki dan perempuan yang bakal menjadi wakil Kota Madiun. Persyaratannya mudah, mulai warga Kota Madiun minimal berusia 17 tahun dan maksimal 22 tahun pada 1 Maret 2019 mendatang. Selain itu, juga berstatus belum menikah dan berpendidikan minimal SMA. Tinggi badan minimal 160 centimeter untuk laki-laki dan 155 centimeter untuk perempuan.

‘’Tentu saja memiliki wawasan cukup di bidang perikanan dan gemar makan ikan dan cakap berbahasa Inggris,’’ imbuhnya.

Bahasa Inggris ini penting mengingat Duta Gemarikan tingkat provinsi terpilih bakal diikutkan serangkain event. Baik dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, juga mendapatkan hadiah uang dan voucher dari Bandar Djakarta cabang Surabaya. Peserta juga menyertakan essay minimal seribu kata berisi pandangan dan pendapatan umum tentang pentingnya kegiatan promosi dalam mendukung peningkatan angka konsumsi ikan di Jawa Timur. Persyaratan dikirimkan ke kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun.

‘’Berkas yang masuk akan kami seleksi. Peserta yang lolos berhak mengikuti tahapan seleksi pada Rabu 27 Februari nanti,’’ ungkapnya sembari menyebut seleksi berupa wawancara langsung.

Dua peserta yang terpilih bakal mengikuti kegiatan di provinsi mulai 19 Maret mendatang. Peserta bakal mendapat uang saku Rp 500 ribu perhari per orang dari Pemkot Madiun. Sedang, hotel dan konsumsi selama di Surabaya akan ditanggung Pemrov Jawa Timur.

‘’Kami hanya menyeleksi untuk dikirim ke provinsi. Artinya, tidak ada piala atau piagam dari kami. Piala dan piagam hanya diberikan Pemprov Jatim bagi yang berhasil di tingkat provinsi,’’ jelasnya.

Kota Madiun, kata dia, memiliki kans besar di tingkat provinsi. Terbukti dari keikutsertaan tahun lalu yang berhasil menembus sepuluh besar. Dorce berharap capaian meningkat tahun ini. Tak heran, seleksi di tingkat Kota Madiun bakal dilaksanakan sungguh-sungguh.

‘’Kami sudah mensosialisasikan kepada pihak sekolah dan dinas terkait. Semoga dari seleksi ini menghasilkan perwakilan Duta Gemarikan terbaik dari Kota Madiun,’’ pungkasnya. (disperta/agi/madiuntoday)

sumber: http://madiuntoday/