MADIUN- Tak kurang, sebanyak 30 usaha kecil menengah (UKM) dan industri kecil menengah (IKM) dari Kota Madiun mengikuti kurasi terpadu yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Biro Administrasi Perekonomian pada Kamis (24/1) kemarin.

Pameran yang diadakan khusus bagi pelaku UKM/IKM se – Jawa Timur tersebut, terdiri dari tujuh kategori jenis produk usaha. Yakni, furniture, craft, batik, fashion bordir, kulit, makanan minuman (mamin), dan aksesoris.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sub Bagian Perdagangan dan Promosi Biro Administrasi Perekonomian Pemprov Jatim Wahyu Ilham Pradana, mengatakan bahwa produk hasil UKM/IKM Kota Madiun berkualitas dan memiliki daya saing tinggi.

“Di wilayah Kota Madiun dan sekitarnya ini banyak produk-produk UKM yang sejatinya berkelas,” ungkapnya.

Wahyu menambahkan, produk UKM/IKM Kota Madiun saat mengikuti pameran di acara Jatim Fair mendapatkan apresiasi yang tinggi dari pengunjung, hingga gubernur Jawa Timur.

“Khususnya produk batik dari Kota Madiun, dari sekian banyak yang dipamerkan, istri gubernur Jatim memilih untuk memakai batik hasil UKM Kota Madiun. Berarti batik dari Kota Madiun sudah memiliki nilai jual yang tinggi,” jelasnya.

Tak hanya itu, Wahyu juga menjelaskan bahwa sudah saatnya produk-produk berkualitas hasil dari UKM/IKM baik dari Kota Madiun dan wilayah lainnya di Jawa Timur dipromosikan dalam acara-acara yang diadakan pemerintah daerah, pusat, maupun internasional.

“Maka dari itu, saya berharap dari kurasi terpadu ini nantinya muncul data UKM/IKM mana saja yang memiliki kualitas dan layak untuk mendapatkan promosi dari Pemprov Jatim,” katanya.

Dari sana, kata dia, produk UKM/IKM juga akan berpotensi untuk di promosikan ke tingkat internasional. Tentunya setelah melewati  proses seleksi yang ketat. Hal ini dikarenakan, jika ingin mengikuti pameran internasional harus melalui beberapa persyaratan khusus.

“Yang jelas ketentuan tersebut akan menyesuaikan dengan kebutuhan negara yang akan dituju. Aturan dari tiap-tiap negara berbeda, maka harus diadakan seleksi lagi,” tuturnya.

Salah satu pelaku UKM/IKM dari Kota Madiun Guntari mengungkapkan, bahwa dirinya merasa senang dengan adanya acara kurasi terpadu ini.

“Ini salah satu moment yang bagus bagi para pelaku UKM/IKM Kota Madiun untuk menampilkan produk berkualitasnya. Saya berharap banyak UKM/IKM dari Kota Madiun yang dapat lolos untukendapatkan promosi dari Pemprov Jatim,” tandasnya.
(dhevit/kus/madiuntoday)

sumber : https://madiuntoday.id