MADIUN – Pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden serta legislatif DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota tinggal beberapa bulan lagi. Pilpres dan Pileg dijadwalkan 17 April nanti. Berbagai upaya dilakukan Pemkot Madiun untuk mendukung kesuksesan pemilu 2019 ini. Salah satunya, membentuk tim pemantau pemilu.

‘’Ini merupakan langkah awal pemkot untuk mensuksekan pemilu 2019. Tim pemantau akan bekerja professional demi kelancaran pemilu,’’ kata Sekretaris Daerah Kota Madiun Rusdiyanto saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Tim Pemantau Pemilu 2019, Rabu (23/1).

Pemerintah daerah wajib mendukung penuh kesuksesan penyelenggaraan pemilu. Salah satu indikasinya, kondusifitas daerah yang selalu terjaga disetiap tahapan. Mulai persiapan, pelaksanaan, sampai pasca pemilu.

‘’Kondusifitas ini perlu upaya dari semua pihak. Termasuk tim pemantau ini,’’ tutur sekda.

Tim Pemantau pemilu bukan baru saja dibentuk. Namun sudah pernah dibentuk saat pilkada serentak 2018 lalu. Rakor ini sebagai evaluasi kinerja tim untuk mematangkan konsep pemantauan yang akan dilakukan pada Pilpres dan Pileg mendatang.

Tim yang beranggotakan ASN, TNI, Polri dan Kejaksaan ini bertugas memantau dan menginventarisir permasalahan beserta langkah antisipasinya. Selain itu, juga memberikan saran penyelesaian masalah serta koordinasi, komunikasi, dan kerjasama dengan instansi terkait. Tim dipastikan tidak turut campur dalam pelaksanaan teknis penyelenggaraan pemilu. Penyelenggaraan pemilu merupakan wilayah Panwaslu bersama Banwaslu. ASN, TNI dan Polri wajib netral.

‘’Netralitras ASN Pemerintah Kota Madiun tidak boleh ditawar. Siapapun yang terlibat politik praktis, pasti akan ditindak tegas. Netralitas harga mati,” paparnya.

Selain tim pemantau, Pemkot juga merekrut caraka. Caraka atau kurir ini disiapkan sesuai dengan jumlah TPS yang ada di Kota Madiun. Yakni, sebanyak 610 TPS. Mereka bertugas memantau dan mencatat jalannya pemilihan dan melaporkan. Caraka hanya diperbolehkan mendokumentasikan hasil penghitungan suara di TPS.

‘’Caraka hanya bertugas menginformasikan kepada tim pemantau rekapitulasi sementara yang ada dimasing-masing TPS,’’ pungkasnya. (lukcy/adit/diskominfo)

#100ThMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#KotaMadiunKarismatik