MADIUN- Gaung era industri 4.0 kian tak terbendung. Lompatan-lompatan teknologi, mau tidak mau menuntut semua pihak untuk siap menghadapi masa transisi ini. Tak terkecuali bagi SMK. Sebagai sebuah lembaga pendidikan formal yang diharap mampu menopang akselerasi pembangunan nasional, mereka dituntut untuk peka terhadap potensi yang ada.

Maka dari itu, untuk menjawab tantangan tersebut, SMK Gula Rajawali Kota Madiun pada Rabu (23/1) mengadakan CEO Talks. Mengusung tema generasi milenial siap menghadapi era industri 4.0, talkshow tersebut dikemas dalam bentuk diskusi panel.

Menghadirkan Komisaris Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Direktur Utama PT RNI, Direktur PT. Mitra Kerinci, dan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Madiun Drs. H.Maidi, MM.,M.Pd.

“Acara ini sekaligus untuk memperingati HUT SMK Gula Rajawali yang ke-5. Selain itu, kami ingin menciptakan penguatan karakter baik untuk siswa maupun guru di sini,” ujar Kepala Sekolah SMK Gula Rajawali Suparmanu.

Ceo talks, kata dia, merupakan cara yang menarik untuk memotivasi siswanya. Dengan diadakannya diskusi panel bersama tokoh-tokoh yang telah memiliki karir cemerlang di bidangnya, diharapkan para siswa SMK Gula Rajawali dapat terinsiparasi dari kisah hidupnya.

“Ini merupakan komitmen untuk menciptakan putra-putri terbaik bangsa. Salah satu caranya dengan menghadirkan tokoh-tokoh tersebut sebagai panelis. Saya yakin dalam meniti karir ada kisah jatuh bangunnya. Nah, ini yang harus diketahuai dan dijadikan pembelajaran bagi generasi milenial ketika ingin sukses nanti,” jelasnya.

Saat ini, SMK Gula Rajawali memiliki memiliki 3 jurusan. Yakni, teknik pemeliharaan mekanik industri, agribisinis tanaman perkebunan, dan jurusan kimia industri.

Untuk data lulusan, pada 2017 dan 2018, sekolah yang berada di Jalan Yos Sudarso Kota Madiun ini, meluluskan sebanyak 131 alumni. Setelah lulus mereka ada yang melanjutkan sekolah kedinasan, perguruan tinggi negeri, dan swasta.

Sekitar 70 persen lainnya terserap bekerja di beberapa tempat, di antaranya TNI, bekerja di PT. RNI Group ( PG. Rejo Agung Baru, PG. Krebet, PT Phapros Tbk ), PG. Rejoso Manis Indo Blitar, Perusahaan Pertambangan Pama Persada, Astra Honda Motor (AHM), magang ke Jepang, dan PT. IMS Madiun.

Suparmanu berharap, kedepan siswanya dapat berkembang secara dinamis dan mampu menyelenggarakan pendidikan berbasis kompetensi.

“Nantinya, diharapkan para lulusan SMK Gula Rajawali dapat kompeten di segala bidang dan mampu menjadi tenaga kerja produktif dan profesional yang diakui secara nasional dan internasional,” tandasnya. (nurdiono/kus/rama/madiuntoday)

sumber : https://madiuntoday.id