MADIUN – Proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Madiun telah berakhir. Pemkot Madiun juga telah mengumumkan para peserta yang lolos. Tahap selanjutnya adalah proses pemberkasan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Madiun Haris Rahmanudin menuturkan, proses pemberkasan sudah dilakukan sejak Kamis (3/1). ‘’Kami tunggu hingga besok Kamis (10/1),’’ tuturnya saat diwawancarai, Selasa (8/1).

Menurut Haris, saat ini prosentase peserta yang lolos seleksi dan sudah melengkapi berkas mencapai lebih dari 90 persen. Sehingga, tinggal menunggu beberapa peserta lainnya untuk melengkapi pemberkasan.

Haris menjelaskan, dari 174 formasi yang disediakan ada 171 formasi yang terisi melalui proses seleksi CPNS. 3 formasi lainnya yang tidak terisi adalah analis kepegawaian bagi penyandang disabilitas karena tidak ada yang mendaftar. Serta, 2 formasi arsip ahli karena tidak datang pada saat seleksi.

‘’Dan tidak dapat digantikan dengan formasi lainnya karena tidak sesuai tidak ada kualifikasi pendidikan yang sesuai,’’ imbuhnya.

Lebih lanjut, Haris mengatakan, seluruh berkas dari peserta yang lolos CPNS akan dikirimkan ke BKN untuk mendapatkan nomor induk pegawai (NIP). Selanjutnya, mereka akan aktif bekerja di Pemkot sekitar Februari atau Maret.

Terkait honor, Haris menjelaskan bahwa status dari para peserta yang lolos ini adalah CPNS. Karena itu, mereka baru menerima 80 persen dari gaji totalnya. Itu berlaku hingga proses mereka menjadi PNS melalui diklat dasar dan tes kesehatan. ‘’Paling lama satu tahun baru diangkat jadi pegawai negeri,’’ jelasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

 

sumber:http://madiuntoday.id