MADIUN – Penghujung 2018, menjadi momen yang tepat untuk memberikan penghargaan atas capaian prestasi yang telah diraih Kota Madiun. Baik di tingkat Nasional, Provinsi, ataupun Kota.

Maka dari itu pada Senin (31/12) bersamaan dengan apel pejabat struktural. Walikota Sugeng Rismiyanto menyerahkan sejumlah penghargaan kepada organisasi perangkat daerah (OPD), atau lembaga yang mendapatkan penghargaan selama tahun 2018.

Bertempat di halaman Balaikota Madiun, Walikota menyerahkan penghargaan kepada Bagian Hukum Setda Kota Madiun yang mendapat penghargaan sebagai kota peduli HAM dalam rangka peringatan hari hak asasi manusia sedunia ke-70 tahun 2018.

Tak hanya itu, penghargaan tingkat nasional juga diberikan kepada Kelurahan Kanigoro.
Penghargaan tersebut diberikan atas capaiannya mendapatkan gelar Anubhawa Sasana Kelurahan dari Menteri Hukum dan HAM RI.

Penghargaan tersebut diraih Kelurahan Kanigoro karena jasa-jasanya dalam membina dan mengembangkan kelurahannya sebagai wilayah yang sadar hukum.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerja keras selama ini. Penghargaan yang didapat harus menjadi pemacu untuk lebih baik. Jangan mudah puas, karena mempertahankan prestasi lebih sulit daripada mendapatkannya,” terang Sugeng Rismiyanto dalam sambutannya.

Pada kesempatan yang sama, Sugeng menekankan bahwa sebagai abdi masyarakat di Kota Madiun, para Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk terus berinovasi.

“Kita dituntut untuk selalu berkarya. Melaksanakan tata kelola administrasi dengan baik. Itu semua adalah tuntuan bekerja, maka dari itu harus memiliki budaya kerja yang baik.

Hal tersebut, lanjutnya, untuk menciptakan pemerintahan yang saling berisnergi dan terampil yang nantinya akan berbuah pada layanan publik secara prima yang diberikan untuk masyarakat.

“Kita sudah melakukan semua aktivitas yang tentu saja menjadi tanggung jawab bersama, sesuai Tupoksi,” ungkapnya.

Tentunya, Sugeng berharap prestasi yang baik harus dipertahankan. Maka dari itu, untuk mempertahankan tersebut harus terjalin koordinasi yang baik antar OPD, agar terjalin sinergi dan solidaritas yang dapat memacu berjalannya roda pemerintahan dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, penghargaan lain di tingkat provinsi dan kota juga diberikan. Seperti penghargaan terbaik empat kompetisi budaya kinerja Provinsi Jawa Timur Tahun 2018, Juara 1 Kompetisi Budaya Kinerja Kota Madiun.

Selain itu, penghargaan Terbaik I Inovasi Pelayanan Publik Kepada Dopari Sakatu, Penghargaan evaluasi dan penilaian pelayanan publik, serta penghargaan penilaian administrasi ketatalaksanaan.

Sugeng berharap dengan adanya penghargaan tersebut dapat memacu semangat para ASN untuk terus melakukan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat Kota Madiun.
(dhevit/kus/rama/diskominfo)

#100ThMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#KotaMadiunKarismatik