MADIUN – Taman dengan beragam tema semakin mempercantik wajah Kota Madiun. Juga, menjadi alternatif rekreasi yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat. Salah satunya, seperti di Taman Demangan Kota Madiun.

Taman dengan beragam fungsi itu kini memiliki wahana baru untuk menghibur masyarakat. Yakni, dry fountain atau air mancur kering. Seperti namanya, air mancur ini tidak mempunyai kolam sebagai wadah penampung air. Namun, air yang keluar dari lubang penyemburnya akan terserap kembali ke dalamnya.

Pembangunan dry fountain dilakukan dengan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim sebesar Rp 465.735.000. ‘’CSR merupakan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan. Tidak untuk walikotanya, tidak untuk pejabatnya, tapi kembali ke masyarakat,’’ tutur Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto dalam peresmian dry fountain di Taman Demangan, Kamis (27/12).

Sugeng berharap, pembangunan sarana hiburan baru ini dapat dimanfaatkan masyarakat. Tak hanya sebagai media rekreasi, tapi juga menghidupkan UMKM di sekitarnya. Juga, meningkatkan nilai plus Kota Madiun sebagai tempat tinggal dan lokasi investasi.

Hal serupa juga disampaikan oleh Direktur Operasional Bank Jatim Rudie Hardiono. Dalam kesempatan itu, dia mengungkapkan bahwa Bank Jatim memiliki perhatian lebih terhadap UMKM. Maka dari itu, adanya wahana rekreasi baru ini diharapkan dapat mendatangkan manfaat kepada masyarakat. Khususnya, pelaku UMKM.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Jatim Madiun Ratna Hastuti menjelaskan bahwa pembangunan dry fountain telah dimulai sejak 28 September dan selesai dibangun pada 30 November lalu. Sedangkan, garansinya masih sampai 29 Desember 2018.

Upaya pembangunan dry fountain ini, lanjut Ratna, merupakan cara untuk meningkatkan nilai fungsi dari ruang terbuka hijau (RTH). Dalam hal ini, Taman Demangan. ‘’Semoga bisa menjadi alternatif kegiatan masyarakat dan mengangkat perekonomian di sekitar lokasi,’’ tandasnya. (Dhevit/irs/diskominfo)

#100ThMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#KotaMadiunKarismatik