MADIUN – Kondusifitas Kota Madiun tetap terjaga kondusif diakhir tahun ini. Kedewasaan masyarakat semakin meningkat. Implementasi pemahanan arti wawasan kebangsaan dalam kemajemukan juga semakin meningkat. Parisipasi seluruh elemen masyarakat di dalam menjaga kondusifitas dalam keberagaman yang ada di Kota Madiun juga kian tinggi.

Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto mengapresiasi peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusifitas Kota Madiun. Terlebih, masyarakat secara mandiri menginisiasi peningkatan pemahaman mengenai keberagaman.

‘’Wawasan kebangsaan dalam kemajemukan penting. Apresiasi untuk penyelenggaraan seminar dangan tema ‘keberagaman adalah anugerah’ kali ini,” kata Walikota saat membuka seminar yang diselenggarakan Forum Pembauran Kebangsaan (FBK) di Hotel Merdeka, Selasa (18/12).

Seminar diharap tidak menyinggung ideologi-ideologi dari luar. Apalagi, membanding-bandingkan sebuah ajaran agama, suku, atau ras yang ada. Ketika sebuah perbedaan sama-sama mencari yang terbaik, pasti akan timbul gesekan sosial di masyarakat. Walikota berpesan untuk tidak cepat terpancing ketika adanya berita yang menyinggung isu-isu sensitif. Terlebih, berita-berita yang tidak sesuai fakta alias hoax.

‘’Pilih berita yang memupuk kedamaian, jangan mencari berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Berita yang tidak benar bisa menjadi sumber fitnah dan disebarluaskan untuk mengusik kondusifitas,” tuturnya.

Peserta cukup antusias. Panitia sengaja mendatangkan Profesor Hariyono Plt. Kepala Badan Pembinaan Indeologi Pancasila sebagai narasumber. Materi terkait Pancasila sebagai filosofi Negara mengemuka.

‘’Pancasila sebelum menjadi dasar negara telah diuji secara ilmu sehingga dijadikan sebagai ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Makanya, Pancasila penting bagi bangsa Indonesia,’’ tutur Hariyono.

Pancasila sebagai ideologi yang tepat bagi masyarakat Indonesia. Ketika beberapa kali diusik ideologi-ideolodi lain, Pancasila tetap menjadi landasan utama. Bahkan, ketika persoalan-persoalan ekonomi dan sosial di masyarakat mengemuka, ideologi Pancasila mampu menjadi peneduh agar konflik tak berkepanjangan. (nurdiono/adit/diskominfo)

#100ThMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#KotaMadiunKarismatik