MADIUN – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup, pada Senin (3/12) melakukan Kegiatan Koordinasi Penilaian Kota Sehat atau Adipura.

Walikota Sugeng Rismiyanto membuka giat yang diikuti sebanyak 160 peserta yang terdiri dari Kepala OPD, Lurah, Tim Penggerak PKK Kecamatan, Tenaga Kebersihan, Perwakilan Satgas dan Kelurahan, serta Perwakilan Bank Sampah.

Dalam sambutannya Walikota memberikan himbauan terkait pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Untuk menjadikan lingkungan aman, nyaman dan bersih harus ada kerjasama dari warga,” tegasnya.

Lebih lanjut Sugeng menjelaskan empat indikasi kota yang bagus. Yakni terbebas dari sampah, air tersumbat, banjir, dan terhindar dari kebakaran.

“Ini salah satu indikasi kota aman nyaman. Namun titik beratnya bagaimana kita mengolah sampah atau limbah,” imbuhnya.

Sugeng berharap, ada tidaknya Adipura pada tahun ini. Warga masyarakat Kota Madiun diharapkan untuk saling bersinergi dalam menjaga kebersihan lingkungannya.

“Kita harus tetap on track, karena kesehatan itu nomor satu. Maka dari itu kebersihan lingkungan harus terus dijaga,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup mengatakan bahwa bersih, nyaman dan asri adalah tanggung jawab semua pihak.

“Partisipasi dari masyarakat dibutuhkan. Jangan buang sampah sembarangan sehingga dapat mencemari lingkungan,” ucapnya.

Dinas Lingkungan Hidup, kata dia, telah berupaya optimal untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kota Madiun.

“Kami berusaha memberikan inovasi-inovasi untuk menanggulangi sampah di Kota Madiun. Diharap dari inovasi tersebut dapat menguraikan sampah dan membuat lingkungan yang asri,” tegasnya.
(lucky/kus/iko/ayu/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaMadiunKarismatik