MADIUN – Pelaku usaha mikro kecil di Kota Madiun dan sekitarnya bakal semakin berkembang ke depan. Pembinaan bukan hanya dari pemerintah. Namun, dari, oleh, dan untuk para pelaku usaha itu sendiri. Seperti Sampoerna Retail Community (SRC) ini. Paguyuban pedagang kecil binaan PT Sampoerna ini sengaja membentuk satu wadah besar untuk bersama mengembangkan usaha.

‘’Kami atas nama pemerintah tentunya mengapresiasi apa yang telah dilakukan ini. Acara ini tentunya meringankan tugas pemerintah khususnya dalam hal pengembangan usaha di daerah,’’ kata Sekda Kota Madiun Rusdiyanto saat gebyar undian Perkumpulan SRC di Gor Wilis, Selasa (27/11).

Berbagai hadian menarik tersaji dalam acara. Mulai payung, kompor gas, kipas angin, mesin cuci, sepeda, dan sepeda motor. Berbagai hadiah ini diundi untuk anggota SRC se eks Karisidenan Madiun plus Kabupaten Nganjuk. Sekda berharap kegiatan terus ditingkatkan ke depan. Sebab, terbukti meningkatkan pendapatan para pelaku usaha. Tentu ini berdampak pada pengembangan usaha yang bermuara pada peningkatan ekonomi daerah.

‘’Usaha mikro dan kecil pendongkrak ekonomi bangsa. Keberadaannya cukup berperan. Makanya pemerintah terus berupaya memajukan UMKM,’’ ujarnya.

Berbagai program diberikan. Salah satunya, program kredit murah. Pemkot sengaja menggelontorkan Rp 12 miliar kepada Perusahaan Daerah (PD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Daerah Kota Madiun untuk program tersebut. Program ini cukup membantu dengan Bungan enam persen setahun atau 0,5 persen perbulan. Program juga bebas biaya administrasi. Ini memang diperuntukkan kepada pelaku usaha di Kota Madiun yang membutuhkan tambahan modal usaha.

‘’Selain itu kami juga punya 1.200 lebih titik wifi gratis yang salah satunya juga untuk memfasilitasi pelaku usaha mengembangkan usahanya,’’ ujarnya.

Manager Regional Retail PT Sampoerna Muhammad Rizki Alfaridi menyebut SRC sengaja untuk membantu pelaku usaha mengembangkan usahanya. Pembinaan dilakukan secara menyeluruh. Mulai penataan barang-barang pada toko, manajemen keuangan, hingga manajemen pemasarannya. Rizki menyebut sudah lebih dari seribu pedagang yang tergabung dalam SRC wilayah Madiun Raya plus Nganjuk. Keanggotaan terbagi dalam 39 paguyuban.

‘’Prinsipnya kami ingin turut membantu menyiapkan para pelaku usaha ini menghadapi persaingan yang semakin ketat. Tujuannya, agar tetap bertahan bahkan terus tumbuh dan berkembang,’’ terangnya.

Selain itu, pihaknya mengaku sudah merambah dunia digital. Aplikasi disiapkan. Ke depan, anggota SRC dapat mengembangkan usaha melalui aplikasi tersebut. Mulai urusan jual-beli hingga memudahkan masyarakat menemukan lokasi toko yang dimaksud.

‘’Intinya, pelaku usaha ini juga harus mengikuti perkembangan. Kami ingin memfasilitasi itu,’’ pungkasnya. (lucky/agi/diskominfo)

#100ThKotaMadiun
#KotaKarismatikMadiun