MADIUN – Kehadiran Walikota Madiun dalam kunjungan kerja (Kunker) di tiap kelurahan cukup dinanti warga. Masyarakat mendapat perhatian lebih lantaran walikota menyapa secara langsung. Bukan hanya bersilaturahmi, kunker juga untuk menjaring aspirasi sekaligus mengevaluasi program yang dilaksanakan.

‘’Kehadiran bapak Walikota senantiasa membawa berkat bagi masyarakat Patihan. Masyarakat telah menikmati hasil pembangunan pemerintah. Baik fisik maupun non fisik serta fasilitasnya. Mulai saluran, pavingisasi, tangkis, pemagaran makam, PJU, papan nama jalan serta RTLH (rumah tidak layak huni) sehingga sampai hari ini masyarakat patihan dapat menjalani kehidupan dengan layak,’’ kata Lurah Patihan Joko Slamet Harjana saat kunker, Rabu (21/11).

Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto sengaja menjadikan kegiatan sebagai evaluasi. Mulai apa yang sudah, tengah, dan akan dikerjakan. Walikota menyinggung prosentase realisasi perencanaan di Kelurahan Patihan yang mencapai 35 persen. Sementara, 40 persen terlaksana dalam sistem penganggarannya.Walikota meminta pembangunan fisik maupun non fisik yang belum terealisasi dapatnya diusulkan kembali pada tahun berikutnya.

‘’Segala yang diprogramkan dalam RPJMD menjadi penting dan menjadi catatan. Tidak asal ini asal itu. Saya berharap tanpa diminta dan dipaksa lurah harus dapat menjelaskan kenapa ada program yang dilaksanakan atau tidak dilaksanakan. Masyarakat juga dituntut aktif untuk bertanya,’’ tuturnya.

Walikota tak lupa selalu mendorong masyarakat demi terwujudnya Kota Madiun yang aman dan kondusif. Ini penting untuk saling menjaga dalam tiap tahapan pesta demokrasi Pilpres dan Pileg 2019 mendatang. Menurutnya, kota yang aman adalah modal dasar keberhasilan suatu daerah.

Hal senada diungkapkan Kasdim 0803 Madiun Mulyadi dan Kakum Lanud Iswahyudi Heri Krisdianto. Menurut keduanya, Pemilu hanya sebagai sarana. Terpenting tetap pembangunan fisik maupun non fisik yang dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya.

Masyarakat yang normal tidak akan membuat onar di desanya sendiri. Masyarakat bersama aparat harus bekerja sama memerangi segala potensi kerusuhan yang mungkin muncul hanya karena perbedaan pilihan dalam pilpres dan pileg.

Kabag Humas Polres Madiun Kota AKP Ida Royani menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Hindari berita hoax, ujaran kebencian atau berita-berita yang sifatnya provokatif. Pihaknya siap menindak melalui tim cyber crime. Tim bakal bekerja sama dengan sejumlah instansi termasuk Dinas Kominfo Kota Madiun. (devit/tia/iko/diskominfo)

#100ThKotaMadiun
#KotaMadiunKarismatik