MADIUN – Proyek renovasi Pasaraya Sri Ratu menjadi Plaza Lawu tampaknya semakin menunjukkan hasil. Hingga saat ini, proses pengerjaannya telah mencapai lebih dari 90 persen. Tinggal menunggu finishing hingga akhirnya, proyek mal baru di Kota Madiun itu benar-benar bisa launching.

Kamis (26/10), Pemkot Madiun mengundang perwakilan PT Sri Tananya Megatama selaku penyewa, pelaksana proyek PT Prawira Kwarta Buana, dan pengawas proyek dari PT Pilarempat Consultan, serta sejumlah instansi terkait untuk membahas progres pengerjaan proyek.

Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Madiun Rusdiyanto itu berlangsung di ruang Asisten 2 Pemkot Madiun. Dalam kegiatan tersebut, mereka membahas pekerjaan yang sudah selesai dan akan dilakukan. Serta, mempertimbangkan tanggal pembukaan Plaza Lawu.

‘’Jadi dari hasil rapat evaluasi secara keseluruhan, kami rapatkan semua dengan pelaksana dan konsultan proyek serta PT STM sendiri, insha Allah secara fisik bisa terselesaikan,’’ tuturnya.

Meski progres pembangunan fisik mal diklaim berjalan lancar, namun ada hal yang masih perlu dipertimbangkan lagi. Yakni, mengenai manajemen pembukaan mal itu sendiri. Menurut Rusdiyanto, masing-masing tenant memiliki kesiapan sendiri-sendiri.

Karena hal tersebut, Rusdiyanto mengungkapkan bahwa pembukaan Plaza Lawu diperkirakan mundur dari jadwal semula. Pemkot dan pihak rekanan akan membahas lebih lanjut terkait waktu pembukaa yang tepat. ‘’Kalau perlu nanti langsung grand opening,’’ tandasnya. (dhevit/irs/binar/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun