MADIUN – Keberadaan Pencak Silat Madiun bakal semakin tergarap ke depan. Bagaimana tidak, seni beladiri warisan leluhur itu dinguri-uri berbagai pihak. Pemerintah Kota Madiun dengan jargon Madiun Kampung Pesilat saat berdirinya Paguyuban Pencak Silat 2013 lalu. Kini, Kabupaten Madiun meluncurkan Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia. Harapannya, keberadaan perguruan silat di Kota maupun Kabupaten Madiun semakin berkembang ke depan.

‘’Ini harapannya akan menjadi tonggak kebersamaan semua perguruan. Semua jadi rukun. Kalau semua rukun bukan tidak mungkin belasan perguruan yang ada ini bisa berkembang. Bukan hanya di tanah air, tapi hingga dunia internasional,’’ kata Bupati Madiun Ahmad Dawawi saat Festival Pencak Silat Seni Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia di Alun-alun Reksogati, Minggu (28/10) malam.

Kabupaten Madiun memang berupaya menghimpun perguruan yang ada dalam satu wadah. Jargon, logo, dan kegiatan mengemuka. Kegiatan diawali launching logo Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia, Senin (22/10) lalu. Terdapat 14 perguruan yang tergabung di dalamnya. Yakni, Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo, Persaudaraan Sehati, Cempaka Putih, Persaudaraan Setia Hati Tuhu Tekad, Pagar Nusa, IKS Pro Patria, IKS Kera Sakti, Persaudaraan Rasa Tunggal, Persaudaraan Setia Hati Terate, Merpati Putih, OCC Pangastuti, Persinas Asad, Pandan Alas, dan Tapak Suci Putra Muhammadiyah.

Kebersamaan ini terlihat saat kirab 1.400 pesilat, Jumat (26/10) lalu. Ratusan pendekar dari tiap-tiap perguruan tumplek blek dalam satu kegiatan. Nyatanya, berjalan lancar, aman, damai, dan indah tentunya. Kegiatan lantas berlanjut Festival Pencak Silat Seni, Jumat malam kemarin. Kaji Mbing –sapaan Ahmad Dawawi- menyebut event bakal berkesinambungan ke depan. Bahkan, terus ditingkatkan hingga menembus agenda event nasional.

‘’Ini merupakan sebuah awal mula. Dengan kerja keras dan kepedulian bersama, saya optimis satu kekayaan bangsa ini dapat berkembang dan memberikan multi plier effect yang beragam,’’ ujarnya.

Sekda Kota Madiun Rusdiyanto mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Pemkab Madiun. Ini semakin melengkapi wadah-wadah yang sudah ada. Mulai Paguyuban Pencak Silat, IPSI, dan lain-lain. Seperti diketahui keberadaan belasan perguruan pencak silat ini juga terkemas apik di Kota Madiun dengan Paguyuban Pencak Silat dengan jargon Madiun Kampung Pesilat. Paguyuban Pencak Silat digagas AKBP Anom Wibowo, Kapolres Madiun Kota saat itu. Bedanya, hanya ada 11 perguruan yang tergabung di dalam paguyuban. Perguruan yang tergabung belum termasuk Persaudaraan Sehati, Cempaka Puti, dan Pagar Nusa. Keberadaan wadah baru ini bakal semakin melengkapi dalam upaya melestarikan khasanah budaya di Kota dan Kabupaten Madiun ini.

‘’Saya rasa ini bagus. Semua tujuannya kan baik. Semakin banyak yang memberikan perhatian lebih, pastinya juga akan semakin baik. Harapannya, seperti itu,’’ ungkap sekda yang menghadiri acara bersama Forpimda lain tersebut. (ws hendro/agi/madiuntoday)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun