MADIUN – PKK dan karang taruna harus sehat. Olahraga salah satu cara tepat untuk menjaga badan anggota PKK dan Karang Taruna ini tetap sehat. Sayangnya, banyak yang masih enggan melakukannya. Pemkot Madiun memiliki cara tersendiri untuk mengolahragakan masyarakatnya tersebut. Salah satunya, melalui perlombaan.

Kejuaraan bola voli antar PKK dan karang taruna antar kelurahan sekota Madiun digelar. Kejuaraan yang difasilitasi Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) tersebut sekaligus memperingati Hari Olahraga Nasional (Haronas) 2018.

“Dengan berolahraga, fisik menjadi sehat sehingga dapat menghasilkan jiwa dan pikiran yg sehat pula. Saya mengapresiasi, kepesertaan lomba voley hari ini lebih banyak dari sebelumnya,”tutur Walikota Madiun Sugeng Rudiyanto saat pembukaan lomba di Gor Wilis, Kamis (25/10).

Walikota berharap Peringatan Haornas ke-35 ini semakin lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya, dalam hal peningkatan sumber daya manusia (SDM). Ini penting mengingat Kota Madiun tidak banyak memiliki Sumber Daya Alam (SDA). Perlombaan dapat menjadi sarana penyaluran hobi sekaligus asah skill pecinta bola voli.

Kegiatan lomba voli, lanjutnya, dapat menjadi ajang pencarian sekaligus pencetak atlet handal dan mumpuni. Bola voli merupakan olahraga yang merakyat. Digemari dan dapat dinikmati masyakarat semua lapisan. Ini dapat menjadi alat pemersatu dan keutuhan bangsa.

“Kegiatan ini diharap juga dapat memotivasi masyarakat agar giat berolahraga,” imbuhnya.

Kabid Kepemudaan dan Olahraga Disbudparpora Kota Madiun Joko Purwito menyebut agenda perlombaan voli ini dilaksanakan mulai tanggal 25 sampai 28 oktober 2018 mendatang. Lomba voli diikuti 27 kelurahan dengan masing-masing mengirimkan dua anggota tim perwakilan putra dan putri. Setiap tim berjumlah 12 orang terdiri dari pemain inti dan cadangan.

“Kalau ditotal perlombaan ini diikuti 650 peserta,” ujarnya.

Pemenang kejuaraan voli kali ini berhak mendapat uang pembinaan sebesar Rp 10 juta. Sedang, juara 2 mendapat Rp 7,5 juta serta juara 3 dan 4 mendapat uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 5 juta.

Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto membuka kejuaraan dengan memberikan servis awal sebagai simbol dimulainya pertandingan. (lucky/tia/rama/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun