MADIUN – Pelaksanaan seleksi kemampuan dasar (SKD) penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebentar lagi. Jika mengacu rencana awal, pelaksanaan dimulai 26 Oktober nanti hingga 16 November mendatang. Peserta yang mendaftar untuk Kota Madiun bersama lima kabupaten sekitar bakal melaksanakan seleksi di asrama haji Kota Madiun.

‘’Hari ini sejumlah sarana penunjangnya mulai datang. Persiapan terus kami lakukan,’’ kata Kepala BKD Kota Madiun Haris Rahmanudin, Rabu (24/10).

Salah satunya, laptop sebagai piranti penting pelaksanaan ujian. Namun, Haris tak membantah adanya penurunan jumlah laptop. Panitia seleksi nasional (Panselnas) awalnya bakal mengirim 400 laptop. Namun, jumlah laptop yang akan digunakan hanya sebanyak 196 unit. Jumlah tersebut kembali berubah saat rapat pemantapan persiapan pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS 2018 siang tadi. Jumlah laptop yang akan digunakan hanya sebanyak 300 unit. Hanya, belum semua laptop datang.

‘’Hari ini sudah datang sebanyak 196 unit. Informasi yang kami terima kekurangan akan dikirim segera,’’ ujarnya.

Penurunan jumlah laptop ini diprediksi bakal mempengaruhi jadwal pelaksanaan. Tes dijadwalkan sebanyak 400 peserta dalam sekali sesi. Jika terdapat lima sesi, setidaknya menuntaskan dua ribu peserta dalam sehari. Skema ini diprediksi bakal berubah. Termasuk urutan daerah yang akan melaksanakan setelah peserta untuk Kota Madiun.

‘’Peserta untuk Kota Madiun dipastikan mendapat jatah yang pertama. Setelah itu dari kabupaten mana belum jelas. Kami juga masih menunggu jadwal dari BKN,’’ terangnya.

Hal ini tentu berpengaruh pada panitia seleksi di daerah. Jumlah meja dan kursi tentu harus disesuaikan. Pihaknya, khawatir jika jumlah kembali berubah saat jadwal sudah dekat. Haris menyebut persiapan nyaris tinggal menunggu laptop dari Panselnas. Sarana penunjang lain sudah ready. Mulai genset dengan 200 ribu watt, UPS Server 6000 PA, 14 CCTV, delapan barcode scanner, metal detactor, hingga toilet mobile dan tenda.

‘’Pada prinsipnya semua persiapan sudah matang. Sudah 90 persen lebih. Tinggal menunggu laptop dan petugas Panselnas. Pemasangan memang dilakukan petugas dari pusat,’’ pungkasnya sembari menyebut petugas kepolisian sudah mulai berjaga 24 jam di lokasi sejak kemarin. (ws hendro/agi/madiuntoday).

sumber : http://madiuntoday.id/