MADIUN – Pemerintahan dan kewilayahan Provinsi Jawa Timur memiliki perjalanan yang panjang. Mulai era kerajaan, penjajahan, hingga Proklamasi Kemerdekaan. Hari Jadi Provinsi Jawa Timur selalu diperingati sebagai pemacu semangat membangun daerah. Ini sesuai Pancasila dan cita-cita Negara Kesatuan Republik Indonesia.

‘’Perjalanan Jawa Timur diwarnai semangat gotong royong, toleransi, santun, dan agamis yang merupakan ciri khas bangsa. Ini merupakan modal dasar sendi-sendi pembangunan,’’ kata Walikota Sugeng Rismiyanto saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-73 Provinsi Jawa Timur di halaman Balai Kota Madiun, Senin (15/10).

Pembangunan ekonomi wajib berdasar inklusif. Yakni, pembangunan ekonomi yang berorientasi pertumbuhan merata. Harapannya, pertumbuhan ekonomi berdampak positif mengurangi pengangguran terbuka, menurunkan kesenjangan, serta mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia.

Ini sesuai tema Hari Jadi kali ini. Yakni, ‘Makmur Jawa Timur melalui Industri UMKM Berbasis Digital’. Walikota berharap tema menjadi semangat dan tekad yang relevan dengan tantangan Jawa Timur ke depan. Masyarakat wajib dapat memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Bukan hanya mereka yang berusia produktif. Namun, segala usia. Teknologi harus digunakan untuk menghasilkan nilai tambah ekonomi. Harapannya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Konsep ekonomi digital ini akan terus dikembangkan di Jawa Timur. Terutama dari sektor UMKM. Setiap orang diharap dapat menjalankan UMKM yang mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Peningkatkan ekonomi ini tentu menjadi tugas bersama.

‘’Penguasaan teknologi mampu membawa UMKM menguasai pasar domestik hingga 40 persen pasar ASEAN maupun pasar global di berbagai negara,’’ katanya seraya menyampaikan anugerah penghargaan The Best Smart Governence yang pernah diraih Provinsi Jawa Timur pada 2017 dan 2018.

Gelombang revolusi industri yang dinamis membuat ketidakpastian usaha. Selain itu, perubahan aturan yang sulit diprediksi menambah masalah tersendiri. Konsep JATIMNOMICs hadir sebagai jawaban untuk menghadapi tantangan teknologi industri dan komunikasi saat ini.

‘’Konsep JATIMNOMICs sudah layak menjadi dasar terbangunnya sistem ekonomi digital yang smart,’’ pungkasnya. (lucky/adit/rahmad/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun