MADIUN – Kenaikan sejumlah barang komoditi mendekati hari besar tak selalu menyebabkan inflasi. Buktinya, di Kota Madiun malah tercatat mengalami deflasi belakangan ini. Data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) setempat tercatat adanya deflasi 0,12 persen September lalu. Sedang, Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 131,09.

‘’Ada bebarapa komoditas yang menghambat inflasi, sehingga Kota Madiun mengalami deflasi,’’ terang Kepala BPS Kota Madiun Firman Bastian saat press release, Kamis (11/10).

Deflasi di Kota Madiun disumbang dari beberapa komuditi. Di antaranya, daging ayam, telur, dan beberapa jenis sayuran. Kota Madiun bukanlah daerah agraris maupun peternakan. Namun, dari strategi yang dijalankan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun mampu menekan inflasi di daerah.

‘’Tim TPID Kota Madiun dapat menyiasati inflasi di beberapa komuditas. Ini cukup berhasil. Terbukti, sejumlah komoditas itu malah menghambat inflasi,’’ ungkapnya.

Firman menambahkan, kenaikan biaya pendidikan menyumbang inflasi yang cukup tinggi. Dikelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga angka inflasi mencapai 1,01 persen.

‘’Untuk tahun ini saja biaya pendidikan menempati urutan pertama penyumbang inflasi,’’ ungkapnya.

Terkait melemahnya nilai rupiah terhadap dolar, kata dia, tidak akan mempengaruhi daya beli masyarakat. Sebab, ketahanan pangan di Kota Madiun masih cukup stabil. Namun, Firman mewanti-wanti pada triwulan akhir tahun nanti. Ini sesuai pola pekembangan IHK ditahun-tahun lalu yang biasanya akan terjadi lonjakan permintaan pada kelompok bahan pangan.

‘’Di tiga bulan terakhir ini masyarakat pasti perisapan natal dan tahun baru. Otomatis permintaan meningkat. Kami berharap stok barang mencukupi sehingga mampu menekan inflasi,’’ pungkasnya.

Provinsi Jawa Timur tercatat mengalami deflasi sebesar 0,01 persen. Sedang, secara nasional mengalami deflasi sebesar 0,18 persen. Kota Madiun merupakan salah satu dari delapan daerah kabupaten/kota penekan inflasi Nasional di Jawa Timur. Tiga daerah mengalami inflasi dan lima daerah lain tercatat deflasi. (adit/nurdiono/kominfo)