MADIUN – Guna meningkatkan kinerja, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Madiun Menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-XIII Tahun 2018. Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto membuka kegiatan tersebut di ruang 13 Pemkot Madiun, Rabu (26/9).

Dalam sambutannya, Sugeng menyampaikan apresiasi terhadap kinerja anggota Baznas selama 2018. ‘’Pelaksanaannya sudah bagus, patut dipertahankan,’’ tuturnya.

Meski demikian, bukan berarti Baznas tidak perlu meningkatkan kinerjanya. Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Pimpinan Baznas Kota Madiun Eddie Sanyoto, tingkat pencapaian realisasi program kerja Baznas hingga 31 Agustus 2018 sebesar 70 persen. Karena itu, masih perlu digenjot lagi agar dapat mencapai target pada akhir tahun nanti.

Pada kesempatan itu, Sugeng menyoroti program Madiun Cerdas yang dilaksanakan Baznas. Yakni, pemberian beasiswa bagi anak-anak Kota Madiun yang berprestasi namun kurang mampu secara ekonomi. Hingga saat ini, total anak yang mendapatkan itu baru 218 orang.

Padahal, lanjut Sugeng, program tersebut seharusnya sudah bisa menjangkau hingga 1.000 anak. Karenanya, dia meminta agar Baznas melakukan evaluasi lebih lanjut terkait pelaksanaan program tersebut. ‘’Kalau syaratnya ketinggian, bisa dievaluasi lagi agar bisa menjangkau lebih banyak anak,’’ ujarnya.

Terkait program-program yang belum berjalan, Sugeng juga mengimbau Baznas segera melaksanakannya. Selain itu, juga terus meningkatkan inovasi dalam pelayanan. Agar target dapat terpenuhi dan masyarakat mendapatkan sesuai kebutuhannya.

Sementara itu, Eddie Sanyoto dalam laporannya menjelaskan ada lima program unggulan Baznas. Yakni, program Madiun Cerdas, Madiun Sehat, Madiun Makmur, Madiun Peduli, dan Madiun Taqwa. Dari 30 kegiatan yang dirinci dari program-program tersebut, 21 di antaranya telah terlaksana.

‘’Yang sedang dan masih kami laksanakan sampai akhir tahun antara lain bimbel beranda dan beasiswa produktif. Kemudian, bantuan alat kerja dan modal usaha melalui program Bisafari, serta bantuan kepada muallaf, bantuan lembaga TPA/Madiun, dan bina masjid makmur,’’ paparnya.

Terkait pengumpulan Zakat, Infaq, Sodaqoh (ZIS) pada 2018 hingga 31 Agustus 2018 mencapai Rp 1,472 miliar. Sedangkan, targetnya tahun ini adalah Rp 2,14 miliar. ‘’Insha Allah mudah-mudahan dapat kami capai sebagaimana yang diharapkan,’’ imbuhnya.

Eddie mengungkapkan, tercapainya program-program yang telah direncanakan Baznas juga tak lepas dari peran berbagai pihak. Antara lain, dukungan Pemkot Madiun yang sangat baik, animo masyarakat terhadap program Baznas, serta, kerjasama berbagai pihak yang terlaksana dengan baik. ‘’Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua,’’ tandasnya. (nurdiono/irs/binar/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun