MADIUN – Pameran alat utama sistem pertahanan (Alutsista) TNI di Kota Madiun dipastikan bakal seru. Berbagai kegiatan mengemuka saat pameran yang akan digelar Jumat (5/10) sampai Minggu (7/10) mendatang. Bukan hanya pameran senjata. Berbagai atraksi dan hiburan juga akan tersaji saat pameran yang mengambil lokasi di Alun-alun Kota Madiun tersebut. Ini, tentu sayang untuk dilewatkan.

‘’Pameran akan diisi dari TNI AD, TNI AU, dan Polri. Ada ratusan lebih senjata dan alat tempur yang akan kami pamerkan,’’ kata Koordinator Kegiatan Kolonel Penerbang Onesmus Gede Ariadi saat rakor finalisasi pameran di ruang 13 Balaikota Madiun, Selasa (25/9/2018).

Pameran dalam rangka HUT ke-73 TNI itu memang tidak hanya diisi dari unsur TNI. Namun, bakal dimeriahkan dari kepolisian. Setidaknya, Polres Madiun Kota, Polres Madiun dan Den Brimob Madiun bakal ambil bagian. Berbagai alat bertugas yang dimiliki bakal tersaji. Begitu juga dengan TNI AD dan TNI AU. Di antaranya, kendaraan Panser, motor patroli, persenjataan mortir, dan berbagai senjata api dan mesin.

‘’Nanti juga ada pesawat AS 202 Bravo yang kami bawa ke Alun-alun selain persenjataan tempur lain. Masyarakat disilahkan untuk mengambil gambar,’’ imbuhnya sembari menyebut pameran tidak dipungut biaya alias gratis.

Pameran bakal dibuka pukul 13.00. Berbagai suguhan langsung mengemuka. Mulai seni reyog mini, beladiri Yongmodo, dan musik. Sejumlah kegiatan berlanjut keesokan harinya. Dibuka dengan musik kegiatan berlanjut demo moge alias motor gede. Kegiatan kian menarik dengan fashion show seragam TNI dan Polri. Sejumlah anggota TNI juga bakal unjuk kebolehan bermusik. Terdapat tiga band langsung. Yakni, band Wara, Depo 20, dan Depo 60. Kegiatan hari kedua ditutup dengan musik dangdut.

‘’Kegiatan di hari terakhir akan kami buka dengan car free day, lomba, pagelaran reyog dari anggota, dan seremonial penutupan. Acara kami jadwalkan ditutup sebelum lewat tengah hari,’’ ungkap Kepala Dinas Operasi Lanud Iswahjudi ini.

Masyarakat diharap turut berpartisipasi. Caranya, cukup dengan datang dan melihat. Bukan sekedar hiburan. Namun, juga wahana edukasi. Banyak pengetahuan yang dapat dipetik. Masyarakat bisa langsung bertanya kepada anggota yang menjaga. Bahkan, diperbolehkan menggunakannya. Tentu tanpa diisi peluru. Masyarakat juga dapat berswafoto. Pameran, kata dia, memang sebagai wahana edukasi dan sarana menjalin sinergitas TNI-Polri dengan masyarakat.

‘’TNI maupun Polri kuat karena masyarakat. Kami berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Ini salah satu cara mewujudkannya,’’ pungkasnya sembari menyebut acara juga dimeriahkan bazar UMKM binaan Pemkot Madiun. (ws hendro/agi/madiuntoday).

Sumber : https://madiuntoday.id

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#DBHCHT_2018