MADIUN – Pemilihan Bintang Radio Indonesia (BRI) 2018 RRI Madiun usai digelar. Sepuluh finalis kembali bersaing dalam partai final yang berlangsung di Studio Wana-Wara RRI Madiun, Minggu (24/9/2018).

Capaian ke sepuluh peserta cukup luar biasa. Pasalnya, mereka telah melewati sejumlah babak penyisihan dari 78 peserta se-karisidenan Madiun Pawiyatandirogo. Finalis kembali diuji bakat dan talenta suara serta penampilannya untuk memikat dewan juri dan perolehan vote terbanyak dari para pendukungnya di babak pamungkas tersebut.

‘’Sepuluh finalis ini adalah yang terbaik. Kami berharap peserta optimal,’’ ungkap Sutrisno Latif, Kepala LPPL RRI Madiun.

Sebab, perjalanan peserta tidak hanya sampai disini. Kandidat bintang radio yang terpilih berhak berkompetisi pada Bintang Radio tingkat nasional yang berlangsung di Jakarta.

Sutrisno juga berharap dewan juri profesional dalam memilih satu terbaik putri dan putra. Ini penting lantaran mereka bakal membawa nama Madiun dan sekitarnya di tingkat nasional nanti. Harapannya, mereka dapat membawa nama harum LPPL RRI Madiun.

‘’Kota Madiun terbukti memiliki talenta-talenta berbakat dibidang ini. Ajang ini semoga dapat menjadi wadah mengembangkan bakat mereka,’’ ujarnya sembari menyebut pemilihan Bintang Radio 2018 RRI Madiun merupakan rangkaian HUT ke-73 RRI yang nantinya dipusatkan di Jakarta.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun (Diskominfo) Subakri menyampaikan Bintang Radio 2018 RRI Madiun Kategori Pop Indonesia ini terbukti merupakan ajang yang sayang untuk dilewatkan. Bukan sekedar ajang seni olah vokal dalam kemampuan bernyanyi. Namun, sarana mengembangkan bakat dan juga ekspresi. Menyanyi, kata dia, dapat merangsang otak sehingga dapat meningkatkan kreatifitas dan produktifitas seseorang.

‘’Ini bukan sekedar kompetisi. Namun, merupakan media untuk unjuk gigi dan mengembangkan diri,’’ ujarnya.

Subakri berharap masyarakat turut berkontribusi aktif pada setiap lembaga penyiaran publik. Peran aktif masyarakat ini diharap menjadi kontrol sosial yang efektif. Tidak perlu kontribusi yang muluk-muluk. Dengan keikutsertaan masyarakat dalam kegiatan yang diadakan lembaga penyiaran merupakan bukti nyata dukungan melalui on air maupun off air.

‘’Masyarakat harus berperan aktif menjalankan fungsi kontrolnya. Tujuannya jelas demi kebaikan bersama,’’ pungkasnya.

Kenan Mofu dan Shafa Anisa tampil sebagai yang terbaik dalam kompetisi tersebut. Sepuluh finalis ini secara otomatis akan tergabung dalam anggota paguyuban Bintang Radio RRI Madiun. Mereka diharap bakal memberikan kontribusi kepada RRI Madiun ke depan. (lucky/tia/diskominfo)