MADIUN – Kemerdekaan tak mungkin diraih tanpa perjuangan para pahlawan. Mereka rela berkorban jiwa dan raga demi merebut kemerdekaan. Jasa bakti mereka patut menjadi panutan.

‘’Para pahlawan ini tidak hanya untuk dikenang. Tetapi apa yang sudah mereka kerjakan harus menjadi panutan,’’ kata Walikota Sugeng Rismiyanto usai Apel Kehormatan dan Renungan Malam di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Madiun, Jumat (17/8/2018) dini hari.

Perjuangan mereka, lanjutnya, akan sia-sia jika generasi penerus bangsa tidak mengisi kemerdekaan untuk memajukan bangsa. Ini menjadi tugas bersama sebagai warga negara yang tinggal menikmati Kemerdekaan. Walikota menambahkan mengisi kemerdekaan dapat dilakukan dengan beragam cara. Termudah sesuai dengan melaksanakan tugas sesuai bidang masing-masing. Contohnya, seorang pelajar dapat mengisi kemerdekaan dengan mengukir prestasi.

‘’Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. Menghormati dengan cara terus mewujudkan cita-cita mereka membesarkan bangsa sesuai kemampuan masing-masing,’’ tegasnya.

Apel Kehormatan dan Renungan Malam berjalan khidmat. Suasana haru begitu kental terasa. Apalagi, saat naskah penghormatan dibacakan. Lampu sekitar TMP sengaja dimatikan. Perjuangan pahlawan begitu terasa dalam suasana gelap gulita. Suasana era perjuangan semakin terasa begitu obor dinyalakan. Terang api laksana semangat para pejuang mengusi penjajah.

‘’Mereka telah mengorbankan segala untuk bangsa. Waktu, tenaga, pikiran, keluarga bahkan nyawa. Jangan sampai apa yang sudah mereka korbankan sia-sia,’’ imbuhnya.

Terdapat 732 pahlawan dari TNI-Polri yang disemayamkan di TMP. Lima orang lainnya merupakan warga sipil. Sedang, pejuang rakyat sebanyak 156 orang. 71 lainnya tercatat pahlawan tak dikenal. Walikota beserta jajaran menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan para pahlawan. Perjuangan bukan untuk sebuah nama. Namun, demi kebahagiaan negara dan bangsa.

‘’Perjuangan mereka adalah perjuangan kita. Artinya, jalan yang mereka tempuh dulu harus menjadi jalan kita semua dalam mengisi kemerdekaan,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun