MADIUN – Selama enam bulan pertama kehidupan, bayi tidak mendapat makanan tambahan lainnya. Agar tumbuh kembangnya tetap terjaga, mereka mengonsumsi susu. Terutama, Air Susu Ibu (ASI) yang diberikan secara eksklusif.

Edukasi tentang ASI eksklusif telah dilakukan pemerintah di berbagai media. Meski demikian, masih ada saja masyarakat yang mencampurkan asupan bayi dengan susu formula. Padahal, ASI eksklusif memberikan banyak manfaat. Tak hanya bagi bayi, tetapi juga untuk ibu.

Dilansir dari website Meetdoctor.com oleh dr Yohana Margarita, manfaat ASI eksklusif meliputi berbagai aspek. Salah satunya, kandungan gizi yang lengkap dalam ASI mudah dicerna oleh bayi. Sebab, saat usianya kurang dari 6 bulan, sistem pencernaan bayi belum sempurna. ASI juga mengandung lipase yang baik untuk pencernaan lemak, mempertinggi penyerapan kalsium, dan mengandung zat imun.

‘’ASI mengandung zat antibodi yang bisa membantu melawan segala bakteri dan virus,’’ terangnya. Sehingga, resiko bayi untuk terserang penyakit seperti diare, infeksi telinga, infeksi saluran pernapasan, konstipasi, diabetes, dan meningitis lebih rendah. Antibodi dari ibu juga melindungi bayi dari serangan asma, alergi, dan eksim.

Kemudian, dari aspek psikologis pemberian ASI dapat semakin mendekatkan hubungan antara ibu dan bayi. ‘’Saat menyusui, anda bersentuhan dengan kulit si kecil dan saling bertatapan. Hal ini menimbulkan rasa aman bagi bayi dan mengembangkan dasar kepercayaan,’’ jelasnya.

Sementara bagi ibu, pemberian ASI eksklusif menunda masa kesuburan. Sehingga, membantu proses pengaturan kehamilan agar tidak terjadi secara berdekatan. Juga, mengurangi resiko kanker leher rahim, kanker payudara, hingga kanker serviks.

Selain itu, memberikan ASI eksklusif juga berarti menghemat pengeluaran bulanan. Dalam hal ini untuk membeli susu formula. Padahal, ASI terbukti lebih baik dibandingkan susu formula. ‘’Menurut para ahli, asam lemak dalam ASI memiliki peranan penting bagi kecerdasan otak bayi,’’ imbuhnya.

Lebih lanjut, Yohana menambahkan, ibu sebaiknya menjaga asupan yang masuk ke dalam tubuh. Seperti, mengonsumsi sayuran, buah, daging tanpa lemak,makanan berserat, susu, dan banyak minum air. ‘’Menerapkan pola makan sehat sangat dianjurkan ketika ibu menyusui sebab asupan yang masuk ke dalam tubuh bisa memengaruhi ASI dan berefek pada bayi,’’ tandasnya. (Dhevit, irs/madiuntoday)

sumber : https://www.facebook.com/madiuntoday.id/