MADIUN – Pemerintah Kota Madiun mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) akhir Meri lalu. Itu tak terlepas dari laporan keuangan pemkot setempat selama tahun anggaran 2017 lalu yang baik. Ini merupakan kado istimewa di Hari Jadi ke-100 tahun ini. Namun, capaian bukan berarti tanpa pertanggungjawaban. Pemkot tetap wajib mempertanggungjawabkan laporan keuangan dihadapan wakil rakyat.

‘’Opini WTP ini bukan hanya kado bagi Pemkot Madiun yang memasuki usia satu abad. Tetapi juga sebagai pelecut semangat untuk terus lebih baik lagi,’’ ungkap Walikota Madiun saat membacakan Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2017 dalam rapat paripurna di DPRD Kota Madiun, Jumat (22/6/2018).

Walikota menyebut Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Madiun terus mengalami kenaikan. Bahkan, melebihi target yang dipatok. PAD ditargetkan Rp 192 milyar di akhir 2017. Namun, terealisasi hingga Rp 230 milyar. Artinya, mengalami peningkatan 120,10 persen. Apabila dibanding tahun 2016, realisasi PAD tahun 2017 meningkat 33,12 persen.

Namun, walikota tidak menampik masih terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) yang cukup besar. Bukannya ogah melaksanakan program. Sejumlah program terpaksa tertunda lantaran adanya perubahan aturan. Pemkot tentu tidak dapat sembarangan melangkah. Ini merupakan upaya Pemkot berhati-hati dalam penggunaan anggaran. Selain itu, adanya efisiensi realisasi belanja pegawai tahun anggaran tersebut yang menurun sebesar 26,85 persen.

‘’Pemkot wajib dan pasti berhati-hati dalam penggunaan anggaran. Namun, tentu saja tidak mengurangi hak masyarakat,’’ tuturnya.

Peningkatan PAD tak terlepas dari tersedianya infrastruktur yang memadai. Selain itu, upaya pemkot terus mendorong geliat UMKM yang ada di Kota Madiun untuk mengembangkan usahanya.

Ketua DPRD Kota Madiun Istono mengapresiasi kerja Pemerintah Kota Madiun. Baik dari segi belanja maupuan pendapatan. Itu terbukti dari capaian WTP yang didapat pemkot. Namun, segi belanja tidak langsung sedikit menjadi catatan lantaran besarnya SILPA. Istono berharap penyerapan semakin ditingkatkan ke depan.

‘’Secara garis besar sudah baik. Mulai pendapatan yang dibuktikan dengan peningkatan PAD maupun dari segi belanja. Hanya catatan kami pada belanja tidak langsung yang masih perlu digenjot lagi,’’ pungkasnya. (luki,adit/kominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun