MADIUN – Upaya pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat tak hanya menjadi tugas Pemkot Madiun saja. Warga kota pun bisa turut andil dalam upaya pembangunan tersebut. Salah satunya dengan membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) secara tertib.
 
Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto menuturkan, target pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini mencapai Rp 18,2 miliar. Tentu saja jumlah itu tidak sedikit. Karenanya, masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya tersebut.
 
Untuk memotivasi masyarakat agar dapat membayar PBB tepat waktu, Pemkot Madiun dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun menggelar suatu kegiatan khusus. Yakni, Pekan Panutan PBB Tahun 2018. ‘’Panutan berarti keteladanan. Harapannya, target dapat tercapai tepat pada waktunya,’’ tutur Sugeng saat memberikan sambutan pada acara yang terlaksana di Gedung Diklat Pemkot Madiun itu, Rabu (2/5).
 
Dalam kesempatan itu, Sugeng juga memberikan apresiasi kepada Bapenda. Khususnya, terkait capaian pendapatan dari PBB yang melampaui target pada triwulan pertama. Apresiasi juga diberikan kepada lurah-lurah di wilayah Kota Madiun yang ikut andil menyampaikan informasi kepada masyarakat. ‘’Dari target awal 15 persen, kini sudah mencapai 30 persen,’’ ungkapnya.
 
Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Madiun Sudandi menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan tagihan PBB kepada masyarakat sejak awal Februari lalu melalui kelurahan. Harapannya, masyarakat lebih cepat membayar pajak.
 
Selain itu untuk memotivasi warga, Bapenda juga menggelar pekan panutan agar mereka tergerak membayar pajak sebelum jatuh tempo. Yakni, 30 September. Kemudian, November mendatang Bapenda akan menggelar gebyar undian bagi masyarakat yang telah membayar PBB sebelum jatuh tempo. ‘’Kami optimis target bisa tercapai,’’ imbuhnya.
 
Kegiatan Pekan Panutan PBB Tahun 2018 dihadiri oleh 250 undangan. Terdiri atas DPRD, BUMD, OPD, camat, lurah, Bank Jatim, PKK, hingga tokoh masyarakat. dalam kegiatan tersebut, walikota Madiun Sugeng Rismiyanto dan Kepala DPRD Kota Madiun Istono melakukan pembayaran PBB secara simbolis. (dhevit, irs, iko/diskominfo)
 
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun