BATU – Setiap daerah wajib menjalin hubungan baik dengan daerah lain. Tak terkecuali daerah pemerintah kota. Tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) regional IV, belasan kepala daerah bertemu. Bertempat di Balai Kota Among Tani Batu, mereka mengusung satu misi sama. Yakni, saling mengisi dan memberi masukan demi kemajuan bersama. 
 
Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto menyebut, pertemuan ini penting. Sebab, banyak hal yang dapat dipetik. Khususnya untuk Kota Madiun. 
 
“Ini acara penting dan luar biasa. Salah satunya dari tuan rumah. Mulai alamnya, kesenian, dan lain sebagiannya. Banyak yang bisa dipelajari dari sini,” ujarnya seusai Gala Dinner, Selasa (17/4/2018) malam.  
 
Kota Madiun memang menjadi bagian Apeksi Regional IV bersama 12 kota lain di Provinsi Jatim, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT)  serta Nusa Tenggara Barat (NTB). Pertemuan bukan sekedar gala dinner. Namun, juga rapat koordinasi yang bakal digelar, Rabu (18/4/2018). Walikota menyebut bakal banyak keputusan mengemuka. Tentu keputusan demi kemajuan daerah. Termasuk untuk Kota Madiun. Tak heran, acara penting dan perlu. 
 
“Harapannya, Kota Madiun dapat menampilkan sesuatu yang baru ke depan. Mulai wisata, seni-budaya, atau yang lainnya,” harapnya. 
 
Beragam acara tersaji dalam Apeksi ke-14 tersebut. Mulai gala dinner, rakor, hingga pawai budaya. Gala dinner berlangsung meriah nan seru. Sejumlah kepala daerah saling bertukar cinderamata. Tujuannya, untuk memberikan kenangan sekaligus mempromosikan potensi masing-masing. Tuan rumah memberikan plakat berbentuk buah apel sebagai buah khas. Selain itu, juga kain batik. Sementara, Kota Madiun memberikan batik pecelan dan beberapa makanan khas. 
 
Gala dinner ditutup dengan penampilan tari seribu topeng. Menariknya, penari mengajak sejumlah kepala daerah untuk turut menari. Walikota Madiun menjadi kepala daerah pertama yang mendapat kesempatan. Diluar dugaan, walikota tampak luwes menari. Bahkan, cukup mengimbangi penari aslinya. Tak heran, memantik tepuk tangan hadirin. (agi/diskominfo).